Analisis Tulisan Tangan Pengebom Gereja Makassar: Ada Rasa Tak Menyukai Diri Sendiri

Erfan Maaruf, iNews · Jum'at 02 April 2021 04:59 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 02 337 2388191 analisis-tulisan-tangan-pengebom-gereja-makassar-ada-rasa-tak-menyukai-diri-sendiri-Y1J7rCAJRb.jpg Foto: Istimewa

JAKARTA - Ahli grafologi atau ilmu analisis pola tulisan tangan Zennyartha Imagemoeslem Hermawan memberikan analisis kondisi psikologis L (26) pelaku penyerangan Gereja Katedral pada tulisan wasiat yang dibuat.

Kepada MNC Portal Indonesia (MPI) Zennyartha menjelaskan, setidaknya ada beberapa hal yang dapat diungkapkan dari hasil analisis tulisan tangan yang dibuat oleh L.

Dia menyebut bahwa L merupakan pribadi yang secara fisik maupun mental menjauhi dari orang lain. Pelaku juga memiliki ciri tidak menyukai pada bagian dalam dirinya.

"Menjauhkan diri secara fisik maupun mental dari orang lain. Pola berpikirnya mengumpulkan informasi kemudian menganalisis, ada ciri kecemasan, ada ciri tidak menyukai bagian dalam dirinya, moody," jelas Zennyartha, Kamis (1/4/2021).

Baca Juga: Viral Surat Wasiat Diduga Milik Pelaku Bom Bunuh Diri Gereja Katedral Makassar

Secara emosional L dia berkepribadian cepat marah dan temperamental. Di mana emosinya meningkat sangat cepat. Meski begitu, L dinilai mampu memilih kata-kata saat berbicara.

"Menyukai aktivitas praktis, efisien dalam tingkah laku. Memperhatikan hal detail dan tidak suka membuang waktu/energi," kata Zennyartha.

Sebelumnya, L meninggalkan selembar Surat Wasiat yang ditujukan kepada keluarganya. Surat tersebut berisi permintaan maaf hingga pentintah tak lagi meminta uang di bank.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini