Tak Bisa Tunjukan Hasil Rapid Antigen, Ratusan Kendaraan Menuju Puncak Diputar Balik

Putra Ramadhani Astyawan, Okezone · Kamis 01 April 2021 18:54 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 01 337 2388062 tak-bisa-tunjukan-hasil-rapid-antigen-ratusan-kendaraan-menuju-puncak-diputar-balik-tnhQmIvuHA.jpg Pemeriksaan petugas di Jalur Puncak Bogor (Foto : Okezone.com/Putra)

BOGOR - Ratusan kendaraan yang menuju kawasan Puncak, terpaksa diputar balik petugas di Simpang Gadog, Kabupaten Bogor. Kendaraan diputar balik karena tidak bisa menunjukan surat hasil tes antigen.

Pantauan MNC Portal Indonesia, aparat gabungan dari Satpol PP Kabupaten Bogor, TNI-Polri dan lainnya menggelar Operasi Yustisi di sekitar Simpang Gadog mulai pukul 16.00 WIB. Di lokasi, petugas memeriksa hampir semua kendaraan yang menuju Puncak.

Pemeriksaan yang dilakukan mulai dari protokol kesehatan seperti penggunaan masker dan surat hasil rapid tes antigen. Bagi mereka yang sesuai aturan diperbolehkan untuk melanjutkan perjalanan.

Tetapi, bagi yang tidak bisa menujukan terpaksa diputar balik oleh petugas untuk tidak masuk ke kawasan Puncak. Tak hanya itu, dalam operasi kali ini petugas mendapati pemuda membawa obat keras jenis Heximer saat terjaring oleh petugas.

Pemuda tersebut langsung diinterogasi oleh petugas di posko. Setelah itu, polisi akan membawanya ke Polres Bogor untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.

Baca Juga : Begini Kondisi Lalu Lintas di Puncak Bogor Jelang Libur Panjang Paskah

Kasie Pengendalian Operasional Satpol PP Kabupaten Bogor mengatakan pemeriksaan surat hasil rapid tes antigen ini akan digelar selama masa libur panjang perayaan Paskah. Juga seiring dari perpanjangan masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di wilayah Kabupaten Bogor.

"Jadi kendaraan roda empat atau roda dua yang menuju Puncak kita periksa surat rapid antigen atau sudah divaksin. Apabila tidak ada dua itu diputar balik oleh kita," kata Rhama, Kamis (1/4/2021).

Sejauh ini, pihaknya telah memutar balik sekitar 150 kendaraan yang tidak memenuhi persyaratan menuju kawasan Puncak. Operasi Yustisi ini akan dilakukan setiap hari sampai masa libur panjang berakhir.

"Sampai tadi ada sekitar 150 kendaraan (diputar balik). Ini tidak 24 jam, tapi kami fleksibel," tutupnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini