Pastikan Bongkar Sel Teror, Moeldoko: Hentikan Opini Konspirasi Tidak Berdasar

Dita Angga R, Sindonews · Kamis 01 April 2021 13:42 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 01 337 2387800 pastikan-bongkar-sel-teror-moeldoko-hentikan-opini-konspirasi-tidak-berdasar-NnMXcLAQKY.jpg KSP Moeldoko (Foto: Sindo)

JAKARTA - Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko mengatakan bahwa sebagaimana yang disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bahwa tidak ada tempat bagi terorisme di Tanah Air. Dia mengatakan, Presiden Jokowi juga telah memerintahkan Kapolri, Panglima TNI, dan Kepala BIN untuk saling berkoordinasi dan meningkatkan kewaspadaan.

“Hal demikian dilakukan untuk menjamin bahwa negara hadir untuk memastikan keamanan seluruh rakyat Indonesia dari rasa takut,” katanya dalam keterangan tertulisnya, Kamis (1/4/2021).

Moeldoko menyebut pemerintah telah memiliki perangkat hukum dan strategi yang lengkap untuk membongkar sel teror hingga ke akar-akarnya. Termasuk, kata da, melalui metode hard approach.

Baca juga: Sambangi Rumah Terduga Teroris ZA, Kapolsek Ciracas Sampaikan Belasungkawa ke Keluarga

“Jadi, tidak ada tempat untuk bersembunyi bagi seluruh pihak yang terlibat dalam aksi terorisme di Indonesia, seluruhnya akan dibongkar. Upaya penegakan hukum akan dilaksanakan dengan tegas, adil dan seefektif mungkin,” tegasnya.

Baca juga: Pasca-Teror di Mabes Polri, Mobil Pribadi Dilarang Masuk Ke Polda Metro Jaya

Mantan Panglima TNI ini mengungkapkan bahwa terorisme adalah musuh bersama seluruh rakyat Indonesia. Dia mengimbau seluruh masyarakat Indonesia untuk saling menjaga satu sama lain, dan tetap waspada dan tenang. Termasuk juga membantu aparat penegak hukum jika memiliki informasi maupun keterangan terkait aksi terorisme belakangan ini

Dia juga mengingatkan bahwa ancaman terorisme nyata dan berbahaya. Sehingga sudah seharusnya dihentikan opini konspirasi yang tak berdasar.

“Ancaman terorisme adalah nyata, dekat, dan berbahaya. Sehingga diimbau untuk menghentikan opini-opini konspirasi yang tidak berdasar, tidak bertanggung jawab dan justru memperkeruh situasi,” pungkasnya.

(fkh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini