Muhammadiyah : Serangan Teror di Mabes Polri Jadi Tamparan Keras

Fahreza Rizky, Okezone · Kamis 01 April 2021 12:48 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 01 337 2387752 muhammadiyah-serangan-teror-di-mabes-polri-jadi-tamparan-keras-muvKD7iKOt.jpg Suasana di Mabes Polri usai diserang terduga teroris, Kamis (1/4/2021). (Foto : MNC Portal/Raka Dwi Novianto)

JAKARTA - Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu'ti mengatakan, aksi terorisme di Markas Besar (Mabes) Polri merupakan tamparan keras bagi aparatur keamanan khususnya kepolisian.

"Serangan teror di Mabes Polri ini merupakan tamparan keras bagi aparatur keamanan khususnya kepolisian karena dilakukan di jantung dari komando keamanan nasional," kata Mu'ti melalui rekaman video dikutip pada Kamis (1/4/2021).

Aksi teror lone wolf di Mabes Polri memberi pesan bahwa ancaman terorisme bukanlah masalah sederhana, tetapi sangat serius. Karenanya, Mu'ti berpesan agar semua pihak tidak memandang remeh hal ini, harus ada perhatian ekstra.

"Setelah peristiwa di Makassar dan sekarang di Mabes Polri semua pihak tidak bisa memandang ini secara biasa-biasa saja. Harus ada perhatian sungguh-sungguh dan pengamanan ekstra ketat khususnya kepada kepolisian," tuturnya.

Polisi selain harus memberikan jaminan keamanan bagi masyarakat, juga harus melindungi dirinya sendiri. Mu'ti ingin semua pihak bekerja sama agar persoalan terorisme ini bisa teratasi dengan baik.

"Sekarang tidak ada lagi alasan kita untuk saling menyalahkan. Sekarang saatnya kita semua bekerja sama bagaimana ancaman terorisme dapat segera diatasi dan Indonesia dalam keadaan yang aman," ucapnya.

Sebagaimana diketahui, seorang perempuan berinisial ZA menerobos masuk Markas Besar Polri. Ia nampak membawa senjata api dan sempat menembak enam kali secara sporadis. Namun, ZA akhirnya ditembak mati polisi.

Baca Juga : Serangan Teror di Mabes Polri, Pakar Hukum : Harus Diungkap Tuntas

Setelah peristiwa itu, Densus 88 Antiteror bergerak cepat menuju kediaman terduga teroris yang berada di Jakarta Timur. Dari rumah terduga pelaku ditemukan surat wasiat.

Baca Juga : Pasca-Teror di Mabes Polri, Mobil Pribadi Dilarang Masuk Ke Polda Metro Jaya

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini