KPK Periksa Mantan Bupati Bulukumba Terkait Kasus Suap Nurdin Abdullah

Arie Dwi Satrio, Okezone · Kamis 01 April 2021 11:46 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 01 337 2387694 kpk-periksa-mantan-bupati-bulukumba-terkait-kasus-suap-nurdin-abdullah-rgj0qA4igc.jpg Ilustrasi. (Dok Okezone.com)

JAKARTA - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriksaan terhadap mantan Bupati Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel), AM Sukri A Sappewali, pada hari ini. Ia bakal diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan suap yang menyeret Gubernur nonaktif Sulsel, Nurdin Abdullah.

Selain AM Sukri A Sappewali, penyidik memanggil sejumlah saksi lainnya, yaitu Kepala Dinas PUTR Sulawesi Selatan, Rudy Djamaluddin; Plt Sekretaris Dewan DPRD Bulukumba, Andi Buyung Saputra; Adc Gubernur Sulsel, Syamsul Bahri; serta pihak swasta Abdul Rahman. Mereka diperiksa untuk melengkapi berkas penyidikan tersangka Nurdin Abdullah dkk.

"Pemeriksaan dilakukan di Kantor Polda Sulawesi Selatan, Jalan Perintis Kemerdekaan KM 16 Makassar," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri melalui pesan singkatnya, Kamis (1/4/2021).

Sebelumnya, KPK menetapkan Nurdin Abdullah sebagai tersangka atas kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait pengadaan barang dan jasa, perizinan serta pembangunan infrastruktur di Sulawesi Selatan tahun anggaran 2020-2021. Nurdin diduga telah menerima suap dan gratifikasi.

Nurdin ditetapkan tersangka bersama dua orang lainnya. Keduanya adalah Sekretaris Dinas (Sekdis) PUPR Sulawesi Selatan, Edy Rahmat (ER), selaku pihak yang diduga sebagai perantara suap sekaligus orang kepercayaan Nurdin Abdullah dan Direktur PT APB, Agung Sucipto (AS) selaku pemberi suap.

Nurdin diduga menerima suap Rp2 miliar dari Agung Sucipto melalui perantaraan Edy Rahmat. Uang suap sebesar Rp2 miliar itu diduga terkait keberlanjutan proyek wisata yang akan dikerjakan oleh Agung Sucipto di Bulukumba.

Baca Juga : Usut Korupsi Nurdin Abdullah, KPK Periksa 3 Pihak Swasta

Selain suap dari Agung Sucipto, KPK menduga Nurdin juga menerima uang dari para kontraktor lainnya. Nurdin diduga menerima uang dari kontraktor lainnya sebesar Rp3,4 miliar yang berkaitan dengan sejumlah proyek di Sulsel.

Baca Juga : KPK Telisik Aliran Uang dari Berbagai Pihak ke Nurdin Abdullah

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini