PPKM Mikro Berdampak Turunnya Tingkat Keterisian Wisma Atlet

Binti Mufarida, Sindonews · Rabu 31 Maret 2021 15:39 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 31 337 2387217 ppkm-mikro-berdampak-turunnya-tingkat-keterisian-wisma-atlet-tG4wFQGjjH.jpg Wisma Atlet (Foto: Okezone)

JAKARTA - Koordinator RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet, Mayjen TNI dr. Tugas Ratmono mengungkapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro berdampak pada turunnya tingkat hunian di Rumah Sakit Covid-19 Wisma Atlet.

“Kalau kita lihat jumlah pasien kan menurun terus huniannya ya. Jadi jumlahnya menurun, tentu huniannya juga menurun. Dengan adanya PPKM skala mikro tentunya ini mestinya berkorelasi secara positif,” ungkap Tugas secara virtual dari Graha BNPB, Jakarta, Rabu (31/3/2021).

Baca juga: Tingkat Keterisian RS Darurat Covid-19 Wisma Atlet Kini 33,47%

Artinya, kata Tugas, dengan pelaksanaan PPKM skala mikro akan melacak pasien termasuk mencegah terjadinya mobilitas yang tinggi, karena tentunya ini dikendalikan dalam konteks skala mikro di RT/RW, kelurahan. “Dan ini saya kira hal yang sangat baik,” tegasnya.

Baca juga: Semangat Nenek 77 Tahun Mainkan Angklung di Perayaan Setahun RSDC Wisma Atlet

“Dan terbukti tentunya kalau kita lihat, katakanlah kalau kita melihat sampai ke apa Posko-Posko di PPKM, kita beberapa kali kita lihat, tentunya ini memberikan dampak yang sangat positif baik untuk mengendalikan apa namanya penyebaran dari Covid-19 ini,” kata Tugas.

Tugas juga mengatakan bahwa korelasi pelaksanaan PPKM mikro ini juga terlihat pada penurunan hunian di rumah sakit rujukan Covid-19 lainnya. “Saya kira sangat berkorelasi dengan jumlah hunian di rumah sakit tidak hanya di Wisma Atlet aja saja, tapi saya kira di rumah sakit-rumah sakit yang menangani Covid ini," terangnya.

Saat ini, tingkat hunian di Wisma Atlet hanya sekitar 33,47%. “Ya memang khususnya di Wisma Atlet kita lihat bersama dari waktu ke waktu sampai hari ini kita huniannya 33,47%. Ini saya kira ini yang cukup rendah dibandingkan capacity kita yang saat ini ada bed 5.994,” kata Tugas.

“Saya kira ini mudah-mudahan lebih giat lagi untuk membangun atau apa namanya melaksanakan PPKM skala mikro ini. Dan ini ber-impact pada bagaimana pengendalian sistem penyebaran. Yang kedua adalah bagaimana ini mengapa meningkatkan kualiti atau meningkatkan kualitas dari sistem perekonomian. Saya itu yang paling penting dalam proses PPKM skala mikro ini,” ujar Tugas.

(fkh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini