Polri: Belum Ada Relasi Terduga Teroris di Jatim dan Makassar

Puteranegara Batubara, Okezone · Rabu 31 Maret 2021 15:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 31 337 2387190 polri-belum-ada-relasi-terduga-teroris-di-jatim-dan-makassar-6NvoJfjE7O.jpg Terduga teroris bom Gereja Katedral Makassar.(Foto:Dok Okezone)

JAKARTA - Polri menyatakan belum ada relasi atau kaitannya antara terduga teroris yang ditangkap di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), dan Jawa Timur (Jatim).

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono mengungkapkan, terkait penangkapan di Jatim, yakni Tulungagung dan Nganjuk, Densus 88 masih terus melakukan pendalaman.

"Sampai saat ini, belum ada relasi antara Jatim dengan Makassar, jadi terputus, ini sedang didalami kelompok yang di Jawa Timur," kata Rusdi dalam jumpa pers di Gedung Humas Polri, Jakarta Selatan, Rabu (31/3/2021).

Baca Juga: 2 Terduga Teroris Kelompok JAD Jatim Ditangkap di Tulungagung dan Nganjuk

Meski begitu, Rusdi menyebut bahwa terduga teroris di Makassar dan Jawa Timur memiliki satu aliran. Yakni, terafiliasi dengan kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

Baca Juga: Pelaku Bom Bunuh Diri di Makassar Tulis Surat Wasiat untuk Ibu, Ini Isi Lengkapnya

"Walaupun mereka masuk dalam kelompok JAD," ujar Rusdi.

Dalam peristiwa yang terkait langsung dengan bom Makassar, Polri sudah menciduk delapan orang terduga teroris. Mereka adalah, AS, SAS, MR, AA, MM, M dan MAM, dan I. Sedangkan, L dan YSF tewas karena menjadi 'pengantin'.

Sementara, Densus 88 juga melakukan penangkapan terduga teroris di Tulungagung berinisial NM (45). Sementara yang di Nganjuk LAM (25).

(saz)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini