Menkumham Persilakan Demokrat Kubu Moeldoko Ajukan Gugatan ke Pengadilan

Rakhmatulloh, Sindonews · Rabu 31 Maret 2021 14:46 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 31 337 2387175 menkumham-persilakan-demokrat-kubu-moeldoko-ajukan-gugatan-ke-pengadilan-3bO1IoqnyI.jpg Menkumham Yasonna Laoly (Foto : Okezone.com)

JAKARTA - Menkumham, Yasonna Laoly mempersilakan kubu KLB Demokrat Deliserdang yang mengusung Moeldoko untuk menggugat ke pengadilan usai pihaknya menolak pengajuan yang diserahkan.

"Ada argumentasi yang disampaikan kepada kami menurut AD/ART begini-begini bertentangan dengan UU Parpol itu silakan diuji, bukan di tempat kami, tapi diuji ke pengadilan saja di luar ranah kami. Tadi kata Pak Menko ini kan ranah hukum administrasi. Jadi ranah menguji AD/ART ya di pengadilan apakah bertentangan dengan UU Paprol apa tidak, silakan saja itu hak setiap kader Demokrat untuk melakukan itu," kata Yasonna, Rabu (31/3/2021).

"Seperti kami sampaikan sejak awal bahwa pemerintah bertindak objektif tranparan dalam memberi keputusan tentang persoalan parpol ini. Karena itu sebelum kami tutup kami kembali menyesalkan statment dari pihak-pihak yang sebelumnya menuding pemerintah menyatakan campur tangan memecah belah parpol," tandasnya.

Kata Yasonna alasan lembaganya menolak kepengurusan Partai Demokrat kubu Moeldoko sudah sesuai perundang-undangan dan tata cara pemeriksaan yang berlaku selama ini.

"Perlu kami tambahkan bahwa ada argumen-argumen yang disampaikan kepada kami tentang AD/ART Partai Demokrat kami menggunakan rujukan AD/ART yang terdaftar yang telah disahkan dicatatkan di Kemenkumham tahun 2020 yang lalu," kata Yasonna.

Baca Juga : Tolak KLB Demokrat Kubu Moeldoko, Yasonna: Sejak Awal Pemerintah Objektif!

Karena itu, Yasonna menganggap jika ada argumen yang mengatakan bahwa AD/ART cacat prosedural sebagaimana argumen kubu Moeldoko maka pihaknya mengaku tak berwenang menilai hal tersebut.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini