KLB Moeldoko Ditolak Menkumham, AHY Tegaskan Tak Ada Dualisme di Demokrat

Kiswondari, Sindonews · Rabu 31 Maret 2021 14:38 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 31 337 2387171 klb-moeldoko-ditolak-menkumham-ahy-tegaskan-tak-ada-dualisme-di-demokrat-XfvYyQmGmE.jpg Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan jajaran pengurus Partai Demokrat (PD) hasil Kongres V PD tahun 2020 menyambut dengan gegap gempita pengumuman Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna H Laoly, yang menolak permohonan legalitas struktur PD hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang dengan Ketum Moeldoko.

Hal ini disampaikan dalam konferensi pers yang diselenggarakan di Kantor DPP Partai Demokrat, Jalan Proklamasi No. 41, Menteng, Jakarta, Pusat sesaat setelah pengumuman Menkumham dan Menko Polhukam, Rabu (31/3/2021) siang ini. 

"Pemerintah melalui Menkumham menyatakan permohonann pihak KLB Deli Serdang yang diwakili Jenderal TNI Purnawurawan Moeldoko dan dokter hewan Jhonni Allen Marbun ditolak," kata AHY disambut tepuk tangan pengurus dan simpatisan yang memadati Kantor DPP.

Baca juga: Jhoni Allen Cs Mangkir, Sidang Gugatan AHY terkait KLB Demokrat Ditunda

"Ditolak karena gagal melengkapi dokumem administrasi yang dipersyaratkan sesuai batas waktu. Tidak menyerahkan surat mandat Ketua DPD dan DPC sebagai pemilik suara yang sah kepada para peserta KLB yang hadir," sambungnya. 

Putra sulung Presiden RI ke-6 ini bersyukur, bahwa apa yang diputuskan pemerintah hari ini terhadap kebenaran, legalitas dan konstitusionalitas Partai Demokrat terhadap konstitusi PD yakni, AD/ART PD yabg dihasilkan dalam Kongres V PD tahun 2020. Di mana, memiliki kekuatan hukum dan disahkan oleh negara. 

Baca juga: Tolak KLB Demokrat Kubu Moeldoko, Yasonna: Sejak Awal Pemerintah Objektif!

"Artinya tidak ada dualisme di tubuh di Partai Demokrat, saya tegaskan sekali lagi tidak ada dualisme di tubuh Partai Demokrat," ujar AHY.

"Ketua Umum Partai Demokrat yang sah adalah Agus Harimurti Yudhoyono," tegasnya.

Atas pernyataan pemerintah itu, kata AHY,  kerendahan hati Partai Demokrat menerima keputusan tersebut. Dan kabar baik ini bukan hanya untuk Partai Demokrat tapi juga untuk kehidupan demokrasi di Tanah Air. Hukum telah ditegakan dengan sebenar-benarnya dan seadil-adilnya.

AHY pun menyampaikan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi), karena telah menegakkan kebenaran dan keadilan. 

"Untuk itu, atas nama segenap pimpinan, kader dan simpatisan Partai Demokrat, saya sampaikan terima kasih kepada Presiden RI bapak Joko Widodo yang telah menunaikan janjinya menegakan hukum sebenar-benarnya dan seadil-adilnya dalam kasus KLB yang inkonstitusional," ucap AHY.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini