Dirjen PAS Curhat Kondisi Lapas di Indonesia Sudah Over Crowded

Raka Dwi Novianto, Sindonews · Rabu 31 Maret 2021 11:04 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 31 337 2387003 dirjen-pas-curhat-kondisi-lapas-di-indonesia-sudah-over-crowded-tMUM6ayqas.jpg Dirjen PAS, Irjen Reynhard di Lapas Sukamiskin (foto: MNC Portal/Raka)

BANDUNG - Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Irjen Reynhard S.P. Silitonga mengungkapkan, bahwa dari 250 ribu warga binaan yang menghuni lembaga pemasyarakatan/ rumah tahanan, sebanyak 135 ribu diantaranya terjerat kasus narkotika.

"Dari 250 ribu ini, itu 250 ribu yang sekarang seluruh Indonesia itu adalah 135 ribu dengan satu perkara yaitu narkoba," ujar Reynhard di Lapas Kelas 1 Sukamiskin, Bandung, Rabu (31/3/2021).

Baca juga:  574 Napi di Riau Dapat Remisi Natal, 2 Bebas

Sesaknya warga binaan kasus narkotika yang memenuhi lapas di seluruh Indonesia dicontohkan Reynhard pada lapas Cipinang, Jakarta Timur.

"Jadi kalau kita lihat di seluruh lembaga pemasyarakatan kami contohkan di Cipinang jumlah WB adalah 3.800 sedangkan kapasitasnya hanya 1.300 berarti lebih dua kali lipat yang ada disana dan dari 3.800 itu isinya adalah 3.500 perkara narkotika," jelas Reynhard.

Baca juga:  Lucu, 2 Napi Kabur Janji Balik Lagi ke Penjara Usai Urusan Kelar

Reynhard mengungkapkan pada perkara narkotika, 70% daripada penghuni itu adalah narkotika yang barang buktinya dibawah 5 gram.

"Kalau kita hitung untuk hukumnya 6 tahun ke atas, 5-6 tahun maka angggaran untuk menyelenggarakan pembinaan terhadap seorang warga binaan demikian besar," ungkapnya.

Tidak hanya itu, Reynhard juga menjelaskan bahwa bagi warga binaan narkotika khususnya bandar tidak diberikan hak-haknya seperti pengurangan masa hukuman pada hari raya besar.

"Tapi kalau untuk narkotika kalau sudah 6 tahun, 7 tahun ya sudah disitu apalagi kalau dia sudah 28 tahun. Ini kondisi di dalam lapas sehingga terjadi asimilasi mengurangi daripada jumlah warga binaan, sehingga sudah berkurang sekarang 75 ribu tapi tetap over crowded,"

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini