Tilang Elektronik Nasional Diterapkan, Menpan-RB Berikan Penghargaan ke Kakorlantas Polri

Tim Okezone, Okezone · Selasa 30 Maret 2021 23:46 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 30 337 2386826 tilang-elektronik-nasional-diterapkan-menpan-rb-berikan-penghargaan-ke-kakorlantas-polri-Daw7Ky9BTU.jpeg Kakorlantas Polri Irjen Istiono terima penghargaan dari Menpan-RB atas penerapan tilang elektronik nasional. (Foto : Ist)

JAKARTA - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), Tjahjo Kumolo memberikan penghargaan kepada Kakorlantas Polri, Irjen Istiono atas penerapan sistem tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (ETLE) skala nasional.

Penghargaan dan apresiasi ini diberikan karena Kakorlantas Polri dan jajaran dinilai mampu membawa korps lalu lintas menjadi lembaga inovatif sejalan dengan perkembangan ilmu dan teknologi.

Tjahjo Kumolo mengatakan, penghargaan dan apresiasi yang diberikan pihaknya kepada Kakorlantas Polri merupakan komitmen yang ditunjukkan dalam upaya penegakan hukum lalu lintas dan angkutan jalan melalui tilang elektronik atau ETLE dalam rangka mewujudkan pelayanan prima dan transformasi menuju polri yang prediktif, responsibilitas, transparansi berkeadilan (Presisi).

Tjahjo Kumolo mengungkapkan, tilang elektronik akan mendukung pembangunan smart city di Indonesia. Penerapan ETLE nasional adalah sebuah terobosan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang kemudian dijabarkan Korlantas Polri. Menurut Tjahjo, diterapkannya tilang elektronik merupakan wujud konkret dari tekad Kapolri yang ingin mewujudkan supremasi hukum.

"Ini juga bagian dari visi misi Kapolri mewujudkan Polri yang Presisi. Polri yang smart. Polri yang transparan. Yang pasti, penerapan tilang elektronik ini akan mendukung pembangunan smart city di Indonesia, juga dapat meningkatkan PAD dari sektor pajak khususnya bea balik nama," ucapnya.

Selain terobosan besar, penerapan ETLE juga akan sangat mempermudah masyarakat. Inilah bentuk nyata dari pelayanan prima Polri. "Saya mengapresiasi Kakorlantas Polri dan jajaran yang berkomitmen penuh mewujudkan program 100 hari Kapolri dengan menargetkan sistem tilang elektronik diterapkan secara nasional," ujarnya.

Baca Juga : Polisi Imbau Jual Beli Kendaraan Bekas Langsung Balik Nama untuk Hindari Tilang Elektronik

Dengan diterapkannya ETLE, kecuali wilayah/daerah yang belum terjangkau ETLE, tidak ada lagi melakukan penilangan secara langsung oleh Polantas. Dengan begitu, Polantas akan lebih fokus membantu masyarakat dan mengatur kelancaran lalu lintas.

Sementara itu, saat meresmikan peluncuran ETLE nasional tahap I (23/3/20), Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut polisi lalu-lintas ibarat superhero marvel, manusia-manusia baja yang siap menolong masyarakat 24 jam sehari, kepanasan, kehujanan dan kedinginan.

"Idealnya polisi lalu lintas memang seperti itu. Sehingga ke depan anggota Polantas terus menjadi lebih baik dalam menjalankan perannya sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat," tegas Kapolri.

Dengan penerapan sistem ETLE nasional diharapkan bisa berdampak positif terhadap budaya disiplin masyarakat. Serta juga bisa mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan di jalanan.

Baca Juga : 63.813 Pelanggar Lalin di Kota Bandung Tertangkap Kamera ETLE

Kakorlantas Polri Irjen Istiono mengatakan, peluncuran tahap I di 12 Polda ada 244 kamera ETLE yang terpasang di berbagai titik. Jumlah ini akan terus bertambah untuk tahap-tahap berikutnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini