Belajar di Sekolah Dibuka Juli, Menag: Saya Merasakan Kerinduan Siswa

Binti Mufarida, Sindonews · Selasa 30 Maret 2021 14:59 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 30 337 2386527 belajar-di-sekolah-dibuka-juli-menag-saya-merasakan-kerinduan-siswa-OiOFNyi0DR.jpg Menteri Agama Yaqut Cholil (foto: ist)

JAKARTA - Para siswa segera bisa belajar di sekolah pada Juli 2021 mendatang. Ini menyusul dikeluarkannya Surat Keputusan Bersama Empat Menteri tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19.

Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas mendukung sepenuhnya dikeluarkan SKB ini. terlebih dari awal pandemi Covid-19, lebih dari 10 juta siswa dan mahasiswa di bawah binaan Kementerian Agama terpaksa harus melaksanakan belajar dari rumah.

“Saya merasakan betul kesedihan dan kerinduan yang dalam yang dialami oleh para siswa, mahasiswa, guru, dosen untuk berharap kembali bisa kembali ke madrasah ke sekolah dan kampus,” ungkap Yaqut dalam Pengumuman Keputusan Bersama tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19, Selasa (30/3/2021).

Baca juga:  14 Provinsi Siap Gelar Sekolah Tatap Muka, Ketua DPD: Kita Sadar Siswa Rindu

Yaqut juga mengungkapkan, bahwa tidak bisa dipungkiri kebutuhan pembelajaran tatap muka di sekolah.

“Saya tidak dapat memungkiri adanya kebutuhan pembelajaran tatap muka terutama pada peserta didik yang mengalami kendala dalam melaksanakan belajar dari rumah,” tegasnya.

Baca juga:  Soal Sekolah Tatap Muka, Jokowi: Bupati Harus Ngintip Terus Kasus Covid-19

“Oleh karena itu pada kesempatan ini saya menyambut baik pengumuman SKB 4 menteri ini. Kementerian Agama setuju dan mendukung pengumuman ini sepenuhnya,” papar Yaqut.

Namun begitu, Yaqut pun meminta agar pelaksanaan pembelajaran di sekolah harus dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat. Sehingga, para siswa bisa kembali belajar di kelas dengan sehat dan tetap terjaga dari penyebaran Covid-19.

“Kita berdoa dan berharap semoga pandemi ini bisa segera berakhir. Dan siswa mahasiswa mampu untuk melakukan adaptasi kebiasaan baru dalam pembelajaran. Sehingga anak-anak kita dapat kembali ke kelas mereka bisa bermain bersama di lapangan bersama dengan teman-temannya dalam suasana yang riang dan gembira, sehat dengan tetap terjaga dari penyebaran Covid-19,” tegas Yaqut.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini