Said Aqil: Bukan PKI Bahaya Laten Kita, tapi Terorisme & Radikalisme

Felldy Utama, iNews · Selasa 30 Maret 2021 12:41 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 30 337 2386419 said-aqil-bukan-pki-bahaya-laten-kita-tapi-terorisme-radikalisme-OyX1hSdvuD.jpg Ketua Umum PBNU, Said Aqil Siroj (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Ketua Umum Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siradj mengatakan, saat ini bahaya laten bangsa Indonesia bukan hidupnya kembali Partai Komunis Indonesia (PKI). Akan tetapi, lanjut dia, tumbuh dan berkembangnya terorisme dan radikalisme di Tanah Air.

Hal itu diungkapkan Said Aqil dalam webinar yang digelar oleh ISNU dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dengan tajuk 'Mencegah Radikalisme & Terorisme Untuk Melahirkan Kehaharmonisan Sosial', Selasa (30/3/2021).

Awalnya, Said Aqil menyinggung kembali peristiwa bom bunuh diri yang terjadi di Gereja Katedral Makassar. Dimana, seluruh masyarakat Indonesia kembali dihebohkan dengan aksi bom bunuh diri tersebut.

Baca juga: BNPT: Lukman Bomber Makassar Dikenal Penyabar, tapi Berubah Jadi Keras

"Dalam keadaan suasana lagi prihatin menghadapi pandemi covid-19, sudah agak lama kita tidak mendengar suara bom, kemarin kita dibisingkan lagi dengan bom bunuh diri," kata dia.

Baca juga: Istri Pelaku Bom Makassar Dikabarkan Hamil 4 Bulan

Ditambah lagi, kata dia, aparat kepolisan kemarin juga telah berhasil mengamankan dan menangkap pelaku beserta bom peledek aktif yang sudah disiapkan. Menurutnya, bahaya laten yang mengancam bangsa Indonesia saat ini adalah terorisme dan radikalisme.

"Mohon maaf saya berani mengatakan, bukan PKI laten kita, tapi radikalisme dan terorisme yang selalu mengancam kita sekarang ini," ujar dia.

(fkh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini