Kecam Bom Makassar, BNPT: Terorisme Musuh Agama & Negara

Fahreza Rizky, Okezone · Selasa 30 Maret 2021 12:14 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 30 337 2386403 kecam-bom-makassar-bnpt-terorisme-musuh-agama-negara-uinJnxz1AT.jfif Lokasi bom Gereja Katedral Makassar (Foto: Sindo)

JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengecam serangan bom bunuh diri di Gereja Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan, pada Minggu 28 Maret 2021. Puluhan orang yang terdiri dari jemaat gereja dilaporkan luka-luka dalam insiden ini.

Direktur Pencegahan BNPT, Brigjen Pol Ahmad Nurwakhid mengecam peristiwa tersebut. Menurut dia aksi terorisme bukan hanya mengganggu kamtibmas, tetapi juga mencederai harmoni keberagaman di Indonesia.

Baca juga: BNPT: Lukman Bomber Makassar Dikenal Penyabar, tapi Berubah Jadi Keras

"Atas kejadian pengeboman yang dilakukan anggota JAD atas nama Lukman dan istrinya kita mengecam dan mengutuk, karena tindakan tersebut tidak hanya mengganggu Kamtibmas, tapi mencederai harmoni kebersamaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," kata Nurwakhid dalam webinar ISNU-BNPT, Selasa (30/3/2021).

Baca juga: Istri Pelaku Bom Makassar Dikabarkan Hamil 4 Bulan

Jenderal bintang satu ini menegaskan serangan bom bunuh diri yang menyebabkan sejumlah orang luka adalah perbuatan keji dan zalim. Tindakan radikal yang mengatasnamakan agama adalah musuh agama itu sendiri serta musuh negara.

"Ini perbuatan sangat keji dan zalim. Bahwa radikalisme mengatasnamakan agama adalah musuh agama dan musuh negara," terangnya.

Nurwakhid menuturkan, pelaku dapat dikategorikan sebagai musuh agama lantaran perbuatannya bertentangan dengan nilai-nilai luhur agama itu sendiri yang penuh damai dan toleran. Tindakan terorisme juga memunculkan pecah belah serta fitnah terhadap agama.

"(Kemudian) musuh negara karena seluruh tindakannya bertentangan dengan perjanjian-perjanjian kesepakatan berbangsa dan bernegara, konsensus nasional, bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, peristiwa bom bunuh diri terjadi di Kota Makassar. Bom meledak di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu 28 Maret 2021 pukul 10.20 WITA.

Pelakunya berjumlah dua orang dan menggunakan sepeda motor ketika melakukan aksinya. Pelaku langsung meninggal dunia setelah meledakkan diri. Sebanyak 20 orang dilaporkan terluka akibat insiden tersebut.

Kedua terduga pelaku adalah pasangan suami istri. Mereka bernama Lukman dan Yogi Sahfitri Fortuna. Pelaku diduga terafiliasi dengan JAD. Jenazah keduanya dimakamkan dalam satu liang lahat.

(fkh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini