Kejagung Periksa 2 Saksi Terkait Korupsi ASABRI

Irfan Ma'ruf, iNews · Selasa 30 Maret 2021 00:41 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 30 337 2386192 kejagung-periksa-2-saksi-terkait-korupsi-asabri-JepOjJ4XqT.jpg (Foto : Sindo)

JAKARTA - Penyidik Jampidsus Kejagung terus mengusut kasus dugaan tindak pidana korupsi PT ASABRI. Dalam kasus tindak perusahaan pelat merah itu, penyidik memeriksa dua saksi pada Senin (29/3/2021).

"Tim Jaksa Penyidik Jampidsus Kejagung memeriksa dua orang saksi yang terkait perkara dugaan tipikor pada PT ASABRI," kata Kapuspenkum Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak dalam keterangan tertulis, Senin (29/3/2021).

Leonard menyebutkan, kedua saksi itu adalah DP diperiksa selaku Direktur Bank China Construction Bank Indonesia dan DV diperiksa sebagai Direktur PT Mustika Tiara Sakti. Pemeriksaan kedua saksi tersebut untuk mendalami keterkaitan dan pengetahuan dugaan korupsi ASABRI.

"Tentang suatu perkara pidana yang ia dengar sendiri ia lihat sendiri dan ia alami sendiri guna menemukan fakta hukum tentang tindak pidana korupsi yang terjadi pada PT ASABRI," ujar Leonard.

Sebelumnya, Kejagung telah menetapkan sembilan orang tersangka dalam kasus korupsi ASABRI yang mengakibatkan kerugian negara lebih dari Rp 23 triliun.

Sembilan tersangka itu adalah mantan Direktur Utama PT ASABRI Mayor Jenderal (Purnawirawan) Adam R. Damiri Letnan Jenderal (Purnawirawan) Sonny Widjaja, Heru Hidayat, Benny Tjokrosaputro atau Benny Tjokro.

Baca Juga : Kejagung Sita Hotel, Mal dan Tanah Milik Benny Tjokrosaputro

Kepala Divisi Investasi ASABRI periode Juli 2012 hingga Januari 2017 Ilham W Siregar, Direktur Utama PT Prima Jaringan Lukman Purnomosidi, Kepala Divisi Keuangan dan Investasi periode 2012 hingga Mei 2015 Bachtiar Effendi; Direktur Investasi dan Keuangan periode 2013-2019, Hari Setiono; dan dan Direktur PT Jakarta Emiten Investor Relation, Jimmy Sutopo.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini