Bamsoet: Bom di Makassar Jangan Sampai Melebar Jadi Isu Memecah Belah Kerukunan Beragama

Tim Okezone, Okezone · Minggu 28 Maret 2021 18:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 28 337 2385489 bamsoet-bom-di-makassar-jangan-sampai-melebar-jadi-isu-memecah-belah-kerukunan-beragama-1ZXl9dVidM.jpg Bambang Soesatyo (Foto : Okezone.com)

JAKARTA - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengutuk keras tindakan biadab bom bunuh diri yang terjadi di depan Gereja Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan. Bom itu menyebabkan 20 orang jadi korban serta sejumlah kendaraan rusak.

"Polri harus segera mengusut tuntas pihak yang terlibat dalam peledakan bom bunuh diri tersebut. Sehingga tidak melebar menjadi isu yang memecah belah kerukunan umat beragama. Polri juga harus mengantisipasi agar kejadian serupa tak terulang di tempat lain. Jangan berikan ruang bagi pihak yang ingin mengganggu perdamaian serta memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa," tegas Bamsoet di Jakarta, Minggu (28/3/21).

Baca juga: Bom di Gereja Katedral, IPW: Semoga yang Pertama dan Terakhir di Era Kapolri Listyo Sigit

Ketua DPR RI ke-20 dan wakil Ketua Umum Partai Golkar ini mengajak masyarakat tetap tenang, tidak terpancing agitasi dan propaganda menyesatkan akibat peristiwa bom bunuh diri tersebut. Termasuk, tidak menyebarkan foto atau video peristiwa bom di Gereja Katedral yang dapat meresahkan masyarakat. Serahkan sepenuhnya pengusutan kasus tersebut kepada Polri.

"Masyarakat jangan terpancing isu apapun yang kemungkinan beredar di media sosial atas peristiwa tersebut. Jangan biarkan pihak yang terlibat dalam peledakan bom bunuh diri tersebut tersenyum lebar karena berhasil membuat suasana tidak harmonis diantara sesama anak bangsa," jelas Bamsoet.

Baca juga: Korban Bom di Gereja Katedral Makassar Bertambah Jadi 20 orang

Bamsoet juga menilai aksi terorisme bom bunuh diri Gereja Katedral Makassar sebagai kejahatan terhadap kemanusiaan dan mengimbau seluruh masyarakat tetap tenang dan beraktivitas seperti biasa, sambil meningkatkan kewaspadaan lingkungan sekitar.

“Kita percayakan kepada Polri untuk mengungkap jaringan terorisme serta melaporkan kepada kepolisian terdekat bila menemukan orang atau hal lain yang mencurigakan,” ucap dia.

Selain itu, Bamsoet menegaskan, ledakan bom bunuh diri atas motif dan tujuan apapun tidak dibenarkan. Tindakan tersebut merupakan kejahatan terhadap kemanusiaan. Selain merugikan diri sendiri, juga membuat orang lain terluka.

"Agama apapun tidak ada yang membenarkan tindakan bunuh diri serta mencelakai orang lain. Karenanya masyarakat harus mewaspadai aktifitas para teroris maupun pihak yang menyalahgunakan ajaran agama atau doktrin apapun untuk membuat kekacauan di negeri tercinta ini," pungkas Bamsoet.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini