Survei Charta Politika: Elektabilitas Prabowo Semakin Kokoh, AHY Jadi Kuda Hitam

Dita Angga R, Sindonews · Minggu 28 Maret 2021 16:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 28 337 2385456 survei-charta-politika-elektabilitas-prabowo-semakin-kokoh-ahy-jadi-kuda-hitam-sHryAnhFhj.jpg Foto: Okezone

JAKARTA- Hasil survei Charta Politika menyebut elektabilitas Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto masih teratas sebagai calon presiden. Diurutan kedua diikuti Gubernur Jawa Tengah Gandar Pranowo, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Menparekraf Sandiaga Uno dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

(Baca juga: Potongan Tubuh Berserakan, "Pengantin" Bom Gereja Katedral Diduga Tewas)

“Dengan lima nama elektabiliasnya tersebut. Pak Prabowo 22,2%. Pak Ganjar Pranowo dengan 20%. Mas Anies Bawaedan 14,2%. Sandiaga Uno cukup ketat dengan pak anies 12,7%. Kang Emil menyusul di angka 9,2%. Ada tiga sosok kepala daerah dan duasosok menteri,” katanya Direktu Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya, Minggu (28/3/2021).

(Baca juga: Viral! Diduga Wasiat 'Pengantin' Bom Gereja Katedral Beredar di Media Sosial)

Yunarto melanjutkan, bahwa nama-nama ini sudah bisa dilihat rekam jejaknya. Pasalnya kelima ini memiliki jabatan di pemerintahan saat ini baik tingkat nasional maupun lokal.

“Nama-nama ini bukan lagi sekedar tokoh partai atau politisi tapi orang-orang yang nanti akan diuji oleh masyarakat dalam kapasitasnya dalam pertaruangnya real entah sebagai kepala daerah ataupun menteri secar sektoral,” ungkapnya.

Dia menyebut, bahwa dari hasil survei menunjukkan suara Prabowo kuat di wilayah Sumatera, Banten, DKI Jakarta dan Jawa Barat. Sementara Sandiaga Uni cukup kuat di daerah Sulawesi.

“Mas Ganjar Pranowo kuat tentu saja di daerahnya di Jawa Tengah dan DIY. Mas Anies kuat di Banten dan DKI, dan merata di daerah-daerah lain. Kang Emil sangat kuat di daerahnya sendiri,” ujarnya.

Namun begitu dia menyebut ada kuda hitam dalam kontestasi pemilihan presiden. Dimana ada nama-nama yang cukup menjak elektabilitas. Diantaranya Menteri Sosial Tri Rismaharini, Menkopolhukam Mahfud MD dan Agus Harimurti Yuhoyono.

“Ada kuda hitam yang baru muncul cukup melonjak tajam. Ada Ibu risma yang menjadi mensos sekarang 5,3%. AHY dan Pak Mahud MD dan lainya,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini