ISNU: Bom Gereja Katedral Makassar Tindakan yang Tidak Beradab!

Fahmi Firdaus , Okezone · Minggu 28 Maret 2021 13:28 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 28 337 2385376 isnu-bom-gereja-katedral-makassar-tindakan-yang-tidak-beradab-RN3xremEJq.jpg foto: ist

JAKARTA – Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) mengutuk keras aksi bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar. Kekerasan atas nama apapun adalah tindakan yang tidak beradab.

(Baca juga: 'Pengantin' Bom Bunuh Diri Gereja Katedral Makassar Berjumlah Dua Orang)

“Bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makasar, pagi tadi adalah wujud dari pemahaman agama yang tidak mendalam, bahkan ini wujud dari salah dalam memahi jihad,” ujar Ketua Umum Isnu, Ali Masykur Musa, Minggu (28/3/2021).

(Baca juga: Potongan Tubuh Berserakan, "Pengantin" Bom Gereja Katedral Diduga Tewas)

Bagi Ali Masykur, masih adanya bom bunuh diri adalah wujud dari cara memahami agama secara parsial belaka, padahal semua agama mengajarkan kedamaian dan kemanusiaan. Lebih lanjut Cak Ali berpendapat kekerasan atas dasar sentimen kemanusia bisa melahirkan sentimen antar agama.

Untuk itu, menurutnya, pimpinan semua agama harus mengajarkan kepada umatnya agar memahami dan menjalan ajaran agama secara komprehensif yang di bingkai dengan menjunjung etika sosial budaya, dan nilai kebangsaan.

“Saya meminta agar BNPT dan aparat keamanan melakukan langkah preventif agar tidak terjadi lagi bom bunuh diri yang serupa,”sambungnya.

Menurutnya, harus dilakukan dialog ideologis kepada sekelompok masyarakat yang di tengarahi terpapar radikalisme dan terorisme.

“Terhadap kelompok yang tidak sejalan dengan beriringannya antara paham keagamaan dan kebangsaan, Aparat Keamanan harus bersikap tegas,” tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini