Pelaku Bom Bunuh Diri Sempat Ditahan Petugas Gereja saat Akan Masuk Katedral Makassar

Raka Dwi Novianto, Sindonews · Minggu 28 Maret 2021 12:24 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 28 337 2385352 pelaku-bom-bunuh-diri-sempat-ditahan-petugas-gereja-saat-akan-masuk-katedral-makassar-sHtx6IFFwx.jpg Tim Densus 88 mengamankan lokasi ledakan di Gereja Katedral Makassar.(Foto:Antara)

JAKARTA - Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol Merdisyam mengungkapkan, kronologis terjadinya ledakan bom bunuh diri yang terjadi di Gereja Katedral Makasar pada Minggu (28/3/2021) pagi.

"Jadi, kejadiannya itu di Gereja Katedral memang sedang dilakukan Misa (Minggu) Palma rangkaian kegiatan (sebelum) Paskah," ujar Merdisyam kepada wartawan, Minggu (28/3/2021).

Merdisyam menjelaskan, kegiatan Misa Minggu Palma dilakukan secara protokol kesehatan. Oleh karena itu, jamaah yang hadir tidak terlalu banyak

"Tepat jam 10.30 WITA jadwal Misa selesai, jaamah keluar, di jalan ada satu motor yang mau masuk kedalam parkir (Gereja Katedral)," katanya.

Baca Juga: Terjadi Minggu Pagi Jelang Ramadan, Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar Mirip Teror Bom Surabaya

Namun, usaha diduga pelaku bom bunuh diri itu gagal, lantaran petugas Gereja Katedral dengan sigap menghadangnya.

"Sempat ditahan oleh petugas gereja dan saat itulah terjadi ledakan yang mengakibatkan korban baik dari pelaku itu sendiri maupun dari jamaah dan petugas gereja," ungkapnya.

Baca Juga: Terjunkan Densus 88, Kabareskrim: Ledakan di Gereja Katedral dari Bom Bunuh Diri!

Merdisyam membenarkan, bahwa pelaku bom bunuh diri belum sempat masuk ke kawasan Gereja Katedral. Karena dari olah tempat kejadian perkara (TKP), jasad yang diduga pelaku masih menempel di sepeda motor

"Kalau dilihat dari TKP yang ada jasad yang ada dengan kendaraan itu menyatu diduga belum turun karena sempat ditahan oleh petugas gereja yang mau masuk," pungkasnya.

(saz)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini