1 Polisi di Kasus Unlawful Killing Tewas, Polri: Terlapor Tetap 3

Puteranegara Batubara, Okezone · Sabtu 27 Maret 2021 10:50 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 27 337 2384953 1-polisi-di-kasus-unlawful-killing-tewas-polri-terlapor-tetap-3-cdSmIZb4Pd.jpg Rekonstruksi penembakan Laskar FPI di Jalan Tol (Foto : Antara)

JAKARTA - Polri menyatakan sampai saat ini masih tercatat ada tiga orang polisi dari Polda Metro Jaya yang berstatus terlapor di proses penyidikan kasus Unlawful Killing Laskar FPI di Tol Jakarta-Cikampek.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono mengungkapkan, meskipun salah satu terlapor meninggal dunia akibat kecelakaan EPZ, namun hingga kini penyidik masih melanjutkan proses dengan tiga terlapor.

"Proses penyidikan tetap berjalan. Walaupun setelah meninggal dunia, untuk menjaga akuntabilitas dari pada penyidiknya itu sendiri, terlapor tetap 3," kata Rusdi, Jakarta, (Sabtu (27/3/2021).

Rusdi menuturkan, meskipun saat ini dalam prosesnya masih tiga orang yang terlapor, namun ketika nanti penyidikan ini sudah mengerucut maka akan disesuaikan dengan aturan hukum yang berlaku.

"Tentunya nanti dalam proses akhir akan disesuaikan dengan aturan yang berlaku sesuai Pasal 109 KUHAP bahwa penyidikan dapat dihentikan karena beberapa hal antara lain tersangka meninggal dunua dan tindak pidana kadaluwarsa. Nanti kalai yang sudah meninggal dunia ini tentunya Pasal 109 KUHAP itu diberlakukan," ujar Rusdi.

Rusdi menyebut bahwa, satu personel Polda Metro Jaya, EPZ, meninggal dunia lantaran kecelakaan tunggal saat mengendarai motor di Tangerang Selatan (Tangsel).

"Salah satu terlapor yaitu EPZ itu telah meninggal dunia karena kasus kecelakaan tunggal yaitu terjadi pada tanggal 3 Januari 2021 sekitar pukul 23.45 WIB. TKP kecelakaan tunggal tersebut di Bukit Jaya, Kecamatan Setu Kota, Tangerang Selatan. Kecelakaan roda dua motor Scoopy," ujar Rusdi.

Rusdi menyebut, setelah dilarikan ke rumah sakit, korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia setelah menjalani perawatan.

"Kemudian, pada tanggal 4 Januari 2021 sekitar 12.55 WIB yang bersangkutan dinyatakan meninggal dunia," ucap Rusdi.

Baca Juga : Kronologi Kecelakaan yang Menewaskan Polisi Terduga Penembak Laskar FPI

Dalam konferensi pers, Polri menampilkan sepucuk surat berisikan pernyataan akta kematian dari EPZ tersebut. Dari surat itu tertulis bahwa EPZ adalah Elwira Pryadi Zendrato.

Ia tertulis merupakan kelahiran 9 Mei 1983 dan meninggal dunia pada 4 Januari 2021. Akta kematian itu sendiri diterbitkan oleh Disdukcapil DKI Jakarta pada tanggal 22 Januari 2021.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini