Soal Sekolah Tatap Muka, Jokowi: Bupati Harus Ngintip Terus Kasus Covid-19

Dita Angga R, Sindonews · Jum'at 26 Maret 2021 15:45 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 26 337 2384572 soal-sekolah-tatap-muka-jokowi-bupati-harus-ngintip-terus-kasus-covid-19-YaxBYkX80r.jpg Presiden Joko Widodo (foto: Biro Pers Kepresidenan)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku saat ada pelonggaran salah satu sektor dirinya selalu memantau perkembangan Covid-19. Menurutnya jika setelah dilonggarkan ada kenaikan kasus Covid-19 maka akan langsung diperketat kembali.

“Begitu dilonggarkan di sebuah sektor, kita kadang-kadang ngintip terus, ini covidnya naik ndak. Begitu naik stop,” katanya pada Peresmian Pembukaan Musyawarah Nasional V APKASI di Istana Negara, Jumat (26/3/2021).

Dia berharap agar para bupati juga melakukan hal yang serupa. Termasuk dalam pelonggaran sektor pendidikan yang memperbolehkan adanya pembelajaran tatap muka.

“Para bupati juga harus seperti itu. Lihat dibuka sekolah tatap muka terbatas tapi cek betul ada kasus harian naik atau tidak. Begitu naik, hati-hati harus ada policy, harus ada kebijakan yang cepat. Begitu juga buka, misalnya buka pasar, covidnya naik dua kali, stop,” ungkapnya.

Jokowi menekankan bahwa dalam hal penanganan covid sangat berkaitan erat dengan pertumbuhan ekonomi baik di tingkat daerah maupun pusat. Dia mengakui bahwa hal ini tidaklah mudah.

“Kalau ndak (dipantau terus), covidnya ndak dapet naik terus, ekonominya juga ndak dapet turun terus. Hati-hati karena ini berhubungan, berhubungan,” ujarnya.

Baca Juga : 2.465 Pasien Covid-19 Dirawat di RSD Wisma Atlet Kemayoran

Lebih lanjut Jokowi meminta agar para bupati tidak lengah dalam penanganan covid-19. Meskipun dia menyebut bahwa saat ini kasus di daerah cenderung menurun tapi tetap harus wasapda.

“Sekali lagi jangan lengah. Lakukan testing tracing dan treatmen. Tes, lacak kemudian diisolasi, dirawat. Jangan sampai lepas dari ini. Terutama yang masih zona merah, yang masih zona oranye harus didorong, diteken terus agar masuk ke zona hijau,” pungkasnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini