Kejagung Kembali Sita 4 Mobil Mewah Milik Tersangka Kasus Asarbi

Erfan Maaruf, iNews · Jum'at 26 Maret 2021 09:22 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 26 337 2384323 kejagung-kembali-sita-4-mobil-mewah-milik-tersangka-kasus-asarbi-O020jzchkc.jpg Salah satu mobil tersangka kasus korupsi Asabri yang disita Kejagung (foto: ist)

JAKARTA - Penyidik Kejagung terus melakukan penyitaan barang bukti dalam perkara kasus dugaan tindak pidana korupsi PT Asabri. Kejagung melakukan penyitaan mobil sebanyak empat buah milik tersangka PT Asabri, Ilham W Siregar Kadiv Investasi PT Asabri.

Kepuspenkum Kejagung, Leonard Eben Ezer Simajuntak mengatakan, penyitaan terhadap empat mobil tersebut dilakukan pada Kamis 25 Maret 2021 kemarin. Penyitaan dilakukan sebagai barang bukti perkara tindak pidana korupsi PT Asabri yang diduga menyebabkan kerugian keuangan negara kurang lebih Rp 23 Triliun.

"Penyitaan aset milik tersangka yang kembali berhasil disita dalam perkara tersebut yakni aset-aset milik dan atau yang terkait tersangka IWS berupa empat unit mobil mewah," kata Leonard dalam keterangan tertulis, Jumat (26/3/2021).

 Baca juga: Kejagung Sita 411 Bidang Tanah Milik Benny Tjokro Terkait ASABRI

Empat mobil mewah tersebut di antaranya satu unit mobil Toyota Vellfire warna putih nomor polisi B 119 ASR, satu unit mobil Honda HRV warna hitam nomor polisi B 209 EAN, satu unit mobil Mitshubhisi Outlander warna hitam nomor polisi B 723 RIF, satu unit mobil toyota innova Venturer warna putih nomor polisi 2984 PFE.

Leonard menjelaskan penyitaan empat mobil tersebut merupakan penyitaan lanjutan lima buah mobil mewah yang sebelumnya dilakukan pada Rabu 24 Maret 2021. Hingga mini terdapat sembilan unit mobil mewah yang disita dari tersangka IWS.

"Terhadap aset-aset para tersangka yang telah disita tersebut, selanjutnya akan dilakukan penaksiran atau taksasi oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) guna diperhitungkan sebagai penyelamatan kerugian keuangan negara," pungkasnya.

Baca juga:  Terkait Korupsi Asabri, Kejagung Periksa 11 Saksi

Sebelumnya, Kejagung telah menetapkan sembilan orang tersangka dalam kasus korupsi Asabri yang mengakibatkan kerugian negara lebih dari Rp 23 triliun.

Sembilan tersangka itu adalah mantan Direktur Utama PT Asabri Mayor Jenderal (Purnawirawan) Adam R. Damiri, Letnan Jenderal (Purnawirawan) Sonny Widjaja, Heru Hidayat, Benny Tjokrosaputro atau Benny Tjokro.

Kepala Divisi Investasi Asabri periode Juli 2012 hingga Januari 2017 Ilham W. Siregar, Direktur Utama PT Prima Jaringan Lukman Purnomosidi, Kepala Divisi Keuangan dan Investasi periode 2012 hingga Mei 2015 Bachtiar Effendi; Direktur Investasi dan Keuangan periode 2013-2019, Hari Setiono; dan dan Direktur PT Jakarta Emiten Investor Relation, Jimmy Sutopo.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini