Ketua DPD Harap Bantuan Pompa Bisa Atasi Masalah Air Bersih di NTT

Tim Okezone, Okezone · Kamis 25 Maret 2021 09:24 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 25 337 2383687 ketua-dpd-harap-bantuan-pompa-bisa-atasi-masalah-air-bersih-di-ntt-4lUur5etNt.jpg Ketua DPD RI LaNyalla Mattalitti dan rombongan berbincang dengan Wakil Gubernur NTT di Kupang (Foto: DPD RI)

KUPANG - Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, memberikan apresiasi kepada Kodam IX Udayana dan Shopee yang memberikan bantuan pompa air untuk sejumlah desa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Ia berharap bantuan ini bisa membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.

Senator asal Jawa Timur itu menjelaskan, kebutuhan air bersih sangat mendasar buat manusia. Oleh sebab itu, LaNyalla mendukung penyediaan air bersih melalui bantuan pompa yang diberikan Kodam IX Udayana dan Shopee.

Baca Juga:  Hadiri Panen Raya, Ketua DPD RI: Impor Beras Bukan Solusi!

Salah satu desa penerima bantuan ini adalah Desa Pana, Kecamatan Kolbano, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), NTT.

"Warga Desa Pana harus berjalan sejauh 1 KM untuk mendapatkan air bersih yang mereka gunakan untuk kebutuhan minum, mencuci, mandi, dan memasak untuk keluarganya. Bisa kita bayangkan betapa beratnya perjuangan warga," katanya, Kamis (25/3/2021).

Masalah krisis air itulah yang mendorong Kodam IX Udayana untuk membangun pompa air. "Apresiasi setinggi-tingginya kepada Kodam IX Udayana dan Shopee telah memperlihatkan kepedulian untuk mesyarakat dengan memberikan penyediaan air bersih untuk warga NTT," ujarnya.

Mantan Ketua Umum Kadin Jawa Timur itu berharap langkah yang diambil bisa menjadi inspirasi bagi pihak lain, khususnya perusahaan e-commerce. "Untuk perusahaan e-commerce, kita mendorong mereka melalui program CSR. Perusahaan e-commerce yang banyak meraup keuntungan, kita harapkan bersumbangsih membangun penyediaan fasilitas umum untuk masyarakat terluar dan tertinggal," tuturnya.

Baca Juga:  Penerbangan Kupang-Alor, Ketua DPD RI: Konektivitas NTT Semakin Mudah

Untuk pemerintah daerah, LaNyalla mengimbau untuk membuka komunikasi dengan partner-partner atau stakeholder sehingga kebutuhan-kebutuhan tertentu dapat dialokasikan di luar APBD.

"Mungkin ke depannya langkah-langkah Kodam IX Udayana dapat memfasilitasi kerjasama dengan perusahaan digital marketing untuk penyediaan listrik atau lainnya. Karena bagaimana pun membangun negara merupakan tugas semua pihak," tutur Alumnus Universitas Brawijaya Malang itu.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini