Amien Rais: TP3 Laskar FPI Jadi Perjuangan Berat!

Binti Mufarida, Sindonews · Kamis 25 Maret 2021 00:08 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 25 337 2383595 amien-rais-tp3-laskar-fpi-jadi-pejuangan-berat-HNcezbjppD.jpg Foto: Okezone

JAKARTA - Politikus Senior, Amien Rais mengakui dalam menyelesaikan insiden penembakan enam anggota Laskar Front Pembela Islam (FPI) di KM 50 Tol Jakarta-Cikampek sangat sulit.

(Baca juga: TP3 Bongkar Isi Percakapan dengan Jokowi soal Pembunuhan Laskar FPI)

“Saya sudah meletakkan semacam ancang-ancang ya, cuman kita ini nampaknya memang tidak mudah ya. Tapi justru makin sulit, makin menambah semangat kita ya untuk mengatasi berbagai macam halangan dan rintangan itu. Karena memang saya yakin sekali bahwa ini harus selesai perkara pelanggaran HAM ini, berat ini ya,” ujar Amien dikutip dari kanal Youtube Amien Rais Official, Rabu (24/3/2021).

Bahkan, Amien khawatir jika insiden penembakan laskar FPI yang dianggapnya sebagai pelanggaran HAM berat ini tidak diselesaikan dengan sungguh-sungguh.

(Baca juga: Mencekam! Satu Polisi Terluka dan Seorang Warga Tewas Akibat Tawuran)

“Saya khawatir bahwa pelanggaran HAM berat ini, mungkin akan dicari solusi yang juga nggak sungguh-sungguh. Tapi saya kira akan lebih gawat lagi,” sambung Amien.

Mantan Ketua Umum PAN yang kini menjadi inisiator Partai Ummat ini menegaskan bahwa perjuangan Tim Pengawal Peristiwa Pembunuhan (TP3) menjadi perjuangan yang berat.

“Jadi ini perjuangan TP3, Insya Allah memang masih panjang. Kita sudah siap itu. Tapi kita terus saja berpegang kepada realitas yang objektif ya, jujur apa adanya,”sambungnya.

“Jadi kita sudah sampai pada tahapan yang puncak ya. Jadi saya tidak bicara intuisi dan yang lain-lain,”tegas Amien.

Sebelumnya, Ketua Tim Pengawal Peristiwa Pembunuhan (TP3) enam Laskar FPI, Abdullah Hehamahua membongkar isi percakapan antara pihaknya dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat bertemu di Istana Negara, Jakarta, Selasa 9 Maret 2021 lalu.

Dia mengatakan, pada mulanya TP3 menyurati Jokowi agar bisa bertemu untuk membahas perkara tewasnya enam pengawal Habib Rizieq Shihab itu. Namun kala itu surat tersebut tidak dijawab oleh pihak Istana. Kemudian, surat balasan yang datang ke TP3 justru dari Menko Polhukam Mahfud MD.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini