Berkas Lengkap, Edhy Prabowo Dkk Segera Disidang

Raka Dwi Novianto, Sindonews · Rabu 24 Maret 2021 16:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 24 337 2383371 berkas-lengkap-edhy-prabowo-dkk-segera-disidang-3Bixyq2pak.jpg Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)

JAKARTA - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo bakal segera disidang. Hal itu setelah tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyelesaikan berkas penyidikan dan dinyatakan lengkap (P21).

Selain Edhy, tim penyidik telah merampungkan berkas tersangka lain. Mereka yakni Stafsus Menteri KKP, Safri; staf khusus Menteri KKP, Andreau Pribadi Misata (APM). Kemudian, Pengurus PT ACK, Siswadi (SWD); Staf Istri Menteri KKP, Ainul Faqih (AF); dan Amiril Mukminin (AM).

"Hari ini (24/03/2021) Tim Penyidik melaksanakan tahap II (penyerahan Tersangka dan barang bukti) atas nama Tersangka EP dkk kepada Tim JPU," ujar Pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Rabu (24/3/2021).

Ali mengungkapkan penahanan beralih dan dilanjutkan oleh Tim JPU masing-masing selama 20 hari kedepan terhitung 24 Maret 2021 sampai dengan 12 April 2021.

Untuk Edhy, bakal ditaha di Rutan KPK Gedung Merah Putih, SAF (Safri) di Rutan KPK Gedung Merah Putih, APM (Andreau Pribadi Misata) di Rutan KPK Gedung Merah Putih, SWD (Siswadi) di Rutan KPK Gedung Merah Putih, AF (Ainul Faqih) di Rutan KPK Gedung Merah Putih dan AM (Amiril Mukminin) di Rutan KPK Gedung Merah Putih.

"Dalam waktu 14 hari kerja,Tim JPU akan segera menyusun surat dakwaan dan melimpahkan berkas perkara ke PN Tipikor. Persidangan diagendakan di PN Tipikor Jakarta Pusat," kata Ali.

"Selama proses penyidikan telah diperiksa 157 saksi dari berbagai pihak diantaranya pihak internal di KKP dan dari unsur swasta yaitu para ekspoktir yang mendapatkan izin ekspor benih bening lobster di KKP tahun 2020," imbuhnya.

Diketahui KPK telah menetapkan mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo sebagai tersangka penerima suap terkait perizinan tambak, usaha, dan atau pengelolaan perikanan atau komoditas perairan sejenis lainnya tahun 2020 alias suap ekspor benur.

Selain Edhy, KPK juga telah menetapkan enam tersangka lainnya dalam kasus ini. Mereka adalah Stafsus Menteri KKP, Safri; staf khusus Menteri KKP, Andreau Pribadi Misata (APM). Kemudian, Pengurus PT ACK, Siswadi (SWD); Staf Istri Menteri KKP, Ainul Faqih (AF); dan Amiril Mukminin (AM). Sementara satu tersangka pemberi suap yakni, Direktur PT DPP, Suharjito (SJT).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini