Geledah Kantor Bapenda dan BKD Bandung Barat, KPK Sita Dokumen & Barang Elektronik

Raka Dwi Novianto, Sindonews · Rabu 24 Maret 2021 09:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 24 337 2383056 geledah-kantor-bapenda-dan-bkd-bandung-barat-kpk-sita-dokumen-barang-elektronik-j0fIJzH3Fy.jpg Ilustrasi (Foto : Okezone.com)

JAKARTA - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita beberapa dokumen dan barang elektronik terkait dugaan korupsi pengadaan barang tanggap darurat bencana Pandemi Covid 19 pada Dinas Sosial Pemda Kabupaten Bandung Barat Tahun 2020.

Penggeledahan dilakukan pada Selasa 23 Maret di Kantor Bapenda (Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah) dan Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kab. Bandung Barat yang berlokasi di Desa Mekarsari Ngamprah Kabupaten Bandung Barat.

"Di kedua lokasi ini,masih ditemukan dan diamankan berbagai bukti di antaranya dokumen dan barang elekronik yang terkait dengan perkara," ujar Pelaksana tugas (Plt) juru bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Rabu (24/3/2021).

Nantinya, kata Ali, seluruh bukti-bukti yang diamankan akan dilakukan analisis dan penyitaan.

"Tentu seluruh bukti-bukti tersebut,akan langsung dianalisa untuk segera diajukan penyitaan guna melengkapi berkas perkara dimaksud," ungkap Ali.

Sebelumnya, Ali mengakui bahwa pihaknya saat ini sedang mengusut kasus dugaan korupsi pengadaan bantuan sosial (bansos) untuk penanganan Covid-19 di Kabupaten Bandung Barat tahun 2020. Kasus yang diawali dari proses penyelidikan itu, saat ini sudah masuk dalam tahap penyidikan.

"Benar saat ini KPK telah menaikkan ke tahap penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan barang tanggap darurat bencana Pandemi Covid-19 pada Dinas Sosial Pemda Kabupaten Bandung Barat tahun 2020," kata Ali.

Sejalan dengan ditingkatkannya kasus ini dari tahap penyelidikan ke penyidikan, maka KPK telah menetapkan sejumlah pihak sebagai tersangka. Sayangnya, KPK masih enggan membeberkan secara detail siapa saja yang menjadi tersangka dalam kasus ini.

Baca Juga : Jokowi ke Maluku Utara, Resmikan Bandara dan Tinjau Vaksinasi

"Uraian lengkap dari kasus ini dan pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka belum dapat kami sampaikan kepada publik secara terbuka," ujar Ali.

"Pengumuman tersangka akan disampaikan saat tim penyidik KPK telah melakukan upaya paksa penangkapan atau penahanan para tersangka telah dilakukan," sambungnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini