Marzuki Alie Dkk Cabut Gugatan, Saiful Huda Ems: Demokrat Tak Ingin Dipimpin Mantan Mayor

Rakhmatulloh, Sindonews · Rabu 24 Maret 2021 07:44 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 24 337 2383025 marzuki-alie-dkk-cabut-gugatan-saiful-huda-ems-demokrat-tak-ingin-dipimpin-mantan-mayor-nIGA4VXTXs.jpg Marzuki Alie pengurus Partai Demokrat versi KLB.(Foto:Dok Okezone)

JAKARTA - Ketua Departemen Komunikasi dan Informasi Partai Demokrat (PD) versi Kongres Luar Biasa (KLB), Saiful Huda Ems, menjelaskan alasan kenapa Ketua Dewan Pembina PD versi KLB Marzuki Alie dkk mencabut gugatan atas pemecatan oleh kubu PD Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Menurut Huda, alasan Marzuki dkk mencabut gugatan setelah munculnya gelombang pemberontakan internal Partai Demokrat terhadap kepemimpinan AHY dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) semakin kencang yang mengakibatkan KLB partai di Sibolangit, Sumatera Utara.

"Sebuah Kongres Luar Biasa yang memutuskan untuk mendemisionerkan Kepengurusan Partai Demokrat di bawah Kepemimpinan AHY, dan mengembalikan status keanggotaan partai Pak H Marzuki Ali dkk serta memilih Jenderal (Purn) TNI Dr Moeldoko sebagai Ketua Umum Partai Demokrat 2021-2026," ujarnya, Rabu (24/3/2021).

Baca Juga: Moeldoko Asyik Bermain Bersama Cucu di Tengah Kisruh Demokrat

Oleh karena itu, menurut Huda, menjadi tidak ada urgensinya lagi bagi Marzuki Alie dkk yang sudah dikembalikan status keanggotaan partainya seperti semula oleh KLB Partai Demokrat, melanjutkan gugatannya lagi terhadap AHY di PN Jakarta Pusat.

Baca Juga: Marzuki Alie Cabut Gugatan, Kubu AHY: Legal Standing Mereka Lemah

Selain alasan itu, katanya, dengan mengajukan gugatan terhadap Ketum PD AHY ke Pengadilan Negeri, maka itu berarti Marzuki Alie dkk sama dengan melegitimasi Kepengurusan Partai Demokrat di bawah kepemimpinan AHY.

"Maka atas dasar alasan seperti itulah gugatan terhadap Ketum Partai Demokrat AHY dicabut oleh Pak H. Marzuki Alie dkk. sebagai Penggugat melalui team kuasa hukumnya," jelas Huda.

Huda mengingatkan, dengan pencabutan itu jangan sampai ada lagi suara sumbang dari pihak seberang atau kubu AHY, yang seolah-olah dengan dicabutnya gugatan Marzuki Ali dkk. terhadap Ketum Partai Demokrat AHY, dianggap sebagai suatu bentuk ketidakpercayaan Marzuki Alie dkk.

"Itu salah besar ! Sebab sebagaimana yang saya jelaskan di atas, gugatan itu dicabut selain karena Pak H. Marzuki Alie dkk. menganggap sudah tidak ada lagi urgensinya, juga karena Pak H. Marzuki Alie tidak ingin memberi kesan bahwa Partai Demokrat itu ada dua, apalagi membenarkan adanya satu Partai Demokrat saja yang dipimpin mantan "pelarian" Mayor AHY," ungkapnya.

Di sisi lain, Huda juga mengatakan, emua peserta KLB Partai Demokrat sudah bersepakat dan memutuskan hanya ada satu Partai Demokrat, dan hanya ada satu Ketua Umum Partai Demokrat, yaitu Partai Demokrat yang Ketua Umumnya Pak Jenderal (Purn.)TNI Dr. Moeldoko.

"Dan sekarang pada kenyataannya masyarakat lebih menyukai Partai Demokrat yang dipimpin oleh Pak Jenderal daripada Partai Demokrat yang dipimpin Pak Mayor. Ini semua bisa kita lihat dari banyaknya pengamat politik profesional yang memberikan dukungannya untuk Pak Moeldoko," tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini