KPK Panggil Petinggi Perumda Sarana Jaya terkait Kasus Korupsi Lahan di DKI

Arie Dwi Satrio, Okezone · Selasa 23 Maret 2021 12:46 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 23 337 2382583 kpk-panggil-petinggi-perumda-sarana-jaya-terkait-kasus-korupsi-lahan-di-dki-xbsSeJlwjj.jpg Ilustrasi (Foto : Okezone.com)

JAKARTA - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriksaan terhadap Direktur Administrasi dan Keuangan Perumda Pembangunan Sarana Jaya, Bima Priya Santosa, pada hari ini. Bima Santosa bakal diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi.

Bima akan didalami keterangannya terkait kasus dugaan korupsi pengadaan lahan di Munjul, Pondok Rangon, Cipayung, Jakarta Timur. Pemeriksaan terhadap Bima rencananya bakal dilakukan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.

"Pemeriksaan dilakukan di Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi Jalan Kuningan Persada Kavling 4, Jakarta Selatan," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri melalui pesan singkatnya, Selasa (23/3/2021).

Selain Bima, penyidik juga memanggil pengusaha Rudy Hartono Iskandar sebagai saksi dalam kasus ini. Belum diketahui kaitan Bima Santosa dan Rudy Hartono dalam perkara ini.

Sekadar informasi, KPK saat ini memang sedang mengusut kasus dugaan korupsi pengadaan lahan di Cipayung, Jakarta Timur. Bahkan, KPK telah menetapkan seorang Direktur Utama (Dirut) Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di DKI Jakarta sebagai tersangka.

Sayangnga, Ali masih enggan membeberkan secara detail konstruksi perkara serta sosok Dirut BUMD DKI Jakarta yang ditetapkan sebagai tersangka. Kata Ali, pihaknya akan mengumumkan secara resmi penetapan tersangka serta konstruksi perkara setelah adanya proses penangkapan serta penahanan.

"Saat ini, kami belum dapat menyampaikan detail kasus dan tersangkanya karena sebagaimana telah disampaikan bahwa kebijakan KPK terkait hal ini adalah pengumuman tersangka akan dilakukan saat penangkapan atau penahanan para tersangka telah dilakukan," terangnya.

Baca Juga : Bantah Dakwaan Jaksa, Habib Rizieq: Mereka Ingin Kriminalisasi Maulid Nabi

Berdasarkan informasi yang dihimpun, KPK diduga sedang mengusut dugaan korupsi pembelian tanah di beberapa lokasi yang berkaitan dengan program DP 0 Rupiah Pemprov DKI oleh BUMD DKI Jakarta.

Dalam proses penyidikan perkara ini, KPK disebut-sebut telah menetapkan empat orang sebagai tersangka. Mereka antara lain, YC selaku Dirut PSJ, AR dan TA . Selain itu, penyidik juga menetapkan PT. AP selaku penjual tanah sebagai tersangka kasus yang terindikasi merugikan keuangan negara senilai Rp100 miliar.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini