Pertarungan Keris Kiai Sengkelat Versus Kiai Condong Campur Penyebar Pageblug Zaman Majapahit

Doddy Handoko , Okezone · Selasa 23 Maret 2021 06:56 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 23 337 2382343 pertarungan-keris-kiai-sengkelat-versus-kiai-condong-campur-penyebar-pageblug-zaman-majapahit-vZWYjBSImF.jpg Replika keris Kiai Condong Campur. (Foto: Dok Pusakakeris.com)

ALKISAH pada Zaman Majapahit, terjadi malapetaka atau pageblug, yaitu banyakanya orang sakit, sakit pagi lalu sore meninggal. Pageblug yang mengerikan ini menimpa Kerajaan Majapahit.

"Mengapa ini terjadi? Karena adanya aura negatif keris Kiai Condong Campur yang konon dibuat dari besi yang dihuni oleh makhluk-makhluk halus dan makhluk hitam," kata PNA. Masud Thoyib Adiningrat, Pengageng Kedaton Jayakarta.

Akibatnya setiap malam, gaib pada keris itu keluar dari petinya dan kemudian membunuh semua orang yang dijumpainya. Akibatnya, Majapahit menjadi gempar.

Baca juga: Kisah Pembunuhan Raja Majapahit, Dibunuh Ra Tanca, Didalangi Gajah Mada?

"Pada saat terjadi seperti itu, Kerajaan Demak di bawah pimpinan Raden Fatah yang sesungguhnya masih keturunan Majapahit ini memberi bantuan dengan mengirim keris Kiai Sangkelat. Keris inilah yang bisa mengalahkan Kiai Condong Campur," paparnya.

Ceritanya pada saat malam hari, Keris Condong Campur keluar dari penyimpanannya di gedung pusaka Majapahit dengan mengeluarkan warna merah dengan aura negatif yang berbahaya bagi siapa saja yang melihatnya. Dengan secepat kilat, keris Kiai Sangkelat menerjang Kiai Condong Campur sehingga patah menjadi dua. 

Baca juga: Kisah Tragis Asmara Ki Ageng Mangir dan Puteri Panembahan Senapati Berakhir di Batu Gilang

"Ini adalah kemenangan dari Kiai Sangkelat yang kemudian menjadi pusaka andalan dari Sultan Demak," ucapnya. 

Keris-keris yang mempunyai cerita seperti ini sesungguhnya mempunyai energi abadi. Artinya masih bisa ada sepanjang dunia ini masih berputar. Walau lahirnya zaman purba, keris yang memiliki isoteris tinggi itu masih berada di alam metafisika dan itu bisa ditarik.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini