Pembuat Hoaks Jaksa Terima Suap di Sidang HRS Berdalih Akunnya Diretas

Felldy Utama, iNews · Senin 22 Maret 2021 17:46 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 22 337 2382135 pembuat-hoaks-jaksa-terima-suap-di-sidang-hrs-berdalih-akunnya-diretas-qSavrdtK61.jpg Ilustrasi (Foto : The Guardian)

JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) menyampaikan pelaku yang diduga pembuat video hoaks tentang oknum jaksa penuntut umum (JPU) yang menerima suap perkara Habib Rizieq Shihab (HRS) mengaku nama pengguna akunnya telah diretas (hack) oleh orang tak dikenal.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak awalnya menepis kabar bahwa tim Kejaksaan Agung bersama Tim Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Takalar telah menangkap seorang lelaki yang diduga pembuat video hoaks tersebut. Menurutnya, kegiatan itu merupakan bagian dari pengamanan saja.

"Pengamanan yang bersangkutan dilakukan untuk menelusuri/mendalami kebenaran keterlibatan yang bersangkutan membuat video hoaks dimaksud," kata Eben dalam keterangan tertulisnya, Senin (22/3/2021).

Dari pengamanan tersebut, kata dia, tim kejaksaan mendapatkan keterangan dari pria tersebut terkait dugaan kasus yang menyeretnya ke Kejati Sulawesi Selatan. Dari pengakuannya, video tersebut bukan dibuat olehnya.

"Alibi dari yang bersangkutan saat dilakukan wawancara menyatakan username-nya diretas (hack) sehingga yang bersangkutan belum dapat dinyatakan sebagai pelaku," ujarnya.

Tim Kejaksaan Agung, kata Eben, akan terus menelusuri jejak digital video hoaks dimaksud, dan akan terus mencari pelaku yang menggunakan username yang bersangkutan dan pelaku pembuat dan penyebar video hoaks tersebut.

Baca Juga : Pembuat Video Hoaks Jaksa Terima Suap di Sidang Habib Rizieq Ditangkap

Diberitakan sebelumnya, Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) Kombes Pol. Sulpan membenarkan terkait penangkapan pelaku pembuat video hoaks oknum jaksa penuntut umum (JPU) yang menerima suap perkara Habib Rizieq Shihab (HRS). Penangkapan dilakukan Senin, 22 Maret 2021 pagi ini.

"Iya (ditangkap) tadi pagi, jam 9 di Takalar," kata Sulpan saat dikonfirmasi wartawan.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini