IDI: Orang yang Terinfeksi B117 Berpotensi 64% Meninggal dari Varian Covid-19 Sebelumnya

Binti Mufarida, Sindonews · Sabtu 20 Maret 2021 09:33 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 20 337 2381027 idi-orang-yang-terinfeksi-b117-berpotensi-meninggal-sebesar-67-vx3sj2N7Ie.jpg Ilustasi IDI (Foto: istimewa)

JAKARTA - Ketua Satuan Tugas Covid-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), Zubairi Djoerban mengatakan berdasarkan hasil studi dari British Medical Journal (Jurnal Kedokteran Britania) bahwa orang yang terinfeksi virus Covid-19 dari mutasi B117 berpotensi meninggal sebesar 64% dari varian Covid-19 sebelumnya.

“Saya ingin menyampaikan tentang varian B.1.1.7 yang awalnya dinamakan VOC N501Y.V1 ini. Studi terbaru menyatakan orang yang terinfeksi varian ini didapati 64% lebih mungkin meninggal ketimbang orang yang terinfeksi dengan varian yang beredar sebelumnya,” ungkap Zubairi dalam keterangannya, Sabtu (20/3/2021).

Baca juga: Mutasi N439K Masuk Indonesia, Persebarannya Lebih Cepat dari B117?

Bahkan, kata Zubairi bahwa kemunculan mutasi B117 ini juga sejalan dengan tingginya Bed Occupancy Ratio (BOR) di rumah sakit-rumah sakit dan meningkatkan angka kematian. “Kemunculan varian ini berbarengan dengan tingginya okupansi di rumah sakit-rumah sakit dan diketahui meningkatkan angka kematian,” katanya.

Baca juga: Gawat! Pasien Covid-19 B117 Kota Bogor Lolos Screening dan Pergi ke Afrika

Meskipun begitu, Zubairi mengungkapkan bahwa vaksin Pfizer terbukti bisa menangkal varian mutasi B117 dari Inggris ini. “Kabar baiknya, vaksinasi di Inggris--yang memakai Pfizer--terbukti efektif menangkal varian B117 ini. Alhamdulillah,” ungkapnya.

Zubairi mengatakan bahwa B117 ini tidak mematikan hanya lebih menular dan telah menyebar di 100 negara di dunia. “Studi sebelumnya menyatakan B117 ini lebih mudah menular tapi tidak mematikan dan telah tersebar ke hampir 100 negara. Semoga, studi terbaru yang dimuat di British Medical Journal (Jurnal Kedokteran Britania) ini jadi perhatian kita semua,” katanya. (FKH)

(fkh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini