KSP: Selebgram Sering Pamer Materi Buat Anak Terjerat Prostitusi

Carlos Roy Fajarta, · Jum'at 19 Maret 2021 19:07 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 19 337 2380831 staf-presiden-selebgram-sering-pamer-materi-buat-anak-terjerat-prostitusi-sBZOB9yR06.jpg Ilustrasi (Foto: Dokumentasi Okezone)

JAKARTA - Tenaga Ahli Kepala Staf Kepresidenan bidang Sumber Daya Manusia (SDM), Erlinda menyebutkan kasus kekerasan seksual atau prositusi yang melibatkan anak di bawah umur cukup tinggi.

Hal ini menjadi peringatan bagi masyarakat dan keluarga di Indonesia yang memiliki anak perempuan di bawah umur agar lebih berhati-hati dan waspada agar anaknya tidak menjadi korban prostitusi online maupun kekerasan seksual.

"Dari tahun 2020 saja, data ada lebih dari 1000 anak menjadi kasus korban (prostitusi) seperti ini, itu yang terbongkar. Apalagi dengan yang tidak terbongkar (angkanya akan lebih besar)," ujar Erlinda, Jumat (19/3/2021).

Erlinda menyampaikan hal tersebut dalam kegiatan press rilis kasus pengungkapan kasus eksploitasi terhadap anak di Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Jumat (19/3/2021) oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus dan Kasubdit 5 Renakta Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Pujiyarto, serta dihadiri stakeholder terkait.

"Dibulan ini saja lebih dari 128 anak, bila digabung Januari - Maret ini nyaris 500 anak menjadi korban kasus ini (prostitusi)," tambah Erlinda.

Ia juga meminta agar kasus prostitusi online yang melibatkan perempuan belia di usia 17-21 tahun agar bisa dikategorikan dalam Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

"Selebgram, selebriti di media sosial dan yang menonjolkan kekayaan materi, ini juga membuat mereka (anak-anak) terjerat dalam kasus prostitusi," ungkap Erlinda yang juga mantan Sekjen KPAI dan pemerhati anak.

Sebagaimana diketahui pada Selasa (16/3/2021) pukul 23.30 WIB Hotel Alona yang dimiliki artis Cynthiara Alona atau (CA/CCA) yang berada Jalan Komplek Deplu, Jalan Lestari Nomor 29A, RT03/RW01, Kreo Larangan, Kota Tangerang. Hotel yang dahulunya kost-kostan tersebut digrebek kepolisian dari Subdit 5 Renakta Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Polisi mengamankan 43 orang yang diduga terlibat kegiatan prostitusi online di Hotel Alona. Sejumlah barang bukti yang diamankan kepolisian diantaranya sejumlah uang tunai hasil transaksi prostitusi online, kondom, handphone, dan bill hotel.

(kha)

(fmi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini