Kebengisan Amangkurat I, Kurung 60 Dayang Istana di Dalam Kamar Sampai Mati

Doddy Handoko , Okezone · Jum'at 19 Maret 2021 07:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 19 337 2380306 kebengisan-amangkurat-i-kurung-60-dayang-istana-di-dalam-kamar-sampai-mati-3qwIwsUYKx.jpg Amangkurat I (Foto: Istimewa)

Kepergian raja menimbulkan kekacauan di keraton. De Graaf menggambarkan, suatu malam raja mendengar dalam mimpinya bahwa Ratu Malang telah menemani kembali suaminya, Kiai Dalem.

Setelah terbangun, dilihatnya jenazah Ratu Malang sudah tidak berbentuk manusia lagi. Ia kembali ke keraton dan diperintahkannya agar menutup liang lahat. Setelah itu suasana kembali tenang.

Makam Ratu Mas Malang atau Makam Gunung Kelir dibangun pada tahun 1665 dan selesai pada tanggal 11 Juni 1668 dengan menggunakan bahan bangunan berupa batu putih untuk dinding dan tembok keliling serta batu andesit untuk nisan.

Komplek Makam Ratu Mas Malang terletak di puncak sebuah bukit yaitu Gunung kelir dengan ketinggian 99 mdpl. Pada komplek makam ini terdapat 28 nisan, yang dikelompokan dalam 3 lokasi yaitu 19 nisan berada dihalaman depan, 1 nisan berada dihalaman belakang (nisan Dalang Panjang Mas) dan 8 nisan berada di halaman inti yang salah satunya merupakan nisan dari Ratu Mas Malang.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini