Share

Kepala BNN Ungkap Peredaran Narkoba Meningkat saat Pandemi Covid-19

Rakhmatulloh, Sindonews · Kamis 18 Maret 2021 12:13 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 18 337 2379806 kepala-bnn-ungkap-peredaran-narkoba-meningkat-saat-pandemi-covid-19-cUwiiUy0wg.jpg Ilustrasi. (Dok Okezone.com)

JAKARTA - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Irjen Petrus Reinhard Golose menyatakan, peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang meningkat selama pandemi virus corona (Covid-19). Hal itu disampaikan Petrus saat rapat dengar pendapat dengan Komisi III di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (18/3/2021).

Petrus mengatakan, tren tersebut ditandai dengan meningkatnya jumlah barang bukti yang berhasil diperoleh dalam rangka upaya penegakan hukum.

"Sebagai contoh barang bukti sabu atau metapethamin yang hanya diperoleh dalam tiga bulan terakhir ini Maret 2021 808,67 kg atau 70,19 persen dibandingkan jumlah barang bukti tahun 2020 sebanyak 1.152,2 kg," katanya.

Selain itu, Petrus mengatakan, selama tiga bulan ini pihaknya gencar melaksanakan operasi dan berhasil menyita barang bukti hingga mencapai 70,19 persen.

"Demikian juga barang bukti ganja tahun 2021 sampai Maret 2021 sebanyak 3.462,75 atau meningkat 143,64 persen dibandingkan barang bukti tahun 2020 sebanyak 2.410 ini yang baru dilakukan oleh institusi kami," ungkap dia.

Lebih jauh Petrus mengatakan, jika melihat dari trennya, dapat dilihat dalam situasi pandemi, peredaran masih tinggi di masyarakat. "Mungkin karena work from home banyak juga drug abuse from home," ujarnya.

Baca Juga : Pakai Sabu untuk Pesta Seks di Hotel, ABK di Sikka NTT Diciduk Polisi 

"Penanganan korban penyalahgunaan narkoba dilakukan dengan penyediaan layanan rehabilitasi yang berkualitas upaya tersebut dilakukan melalui sosialisasi dari masyarakat," katanya.

Baca Juga : Oknum Perwira Polisi Meninggal Usai Ditangkap dalam Kasus Narkoba

Baca Juga: Dukung Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan, Kabupaten Morowali Hibahkan Tanah ke KKP

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini