Share

Ma'ruf Amin: Gerakan Pendewasaan Usia Perkawinan Harus Bisa Mengadvokasi Masyarakat

Fahreza Rizky, Okezone · Kamis 18 Maret 2021 10:57 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 18 337 2379743 ma-ruf-amin-gerakan-pendewasaan-usia-perkawinan-harus-bisa-mengadvokasi-masyarakat-OLaFgvp674.jpg Wapres Maruf Amin (Foto: Setwapres)

JAKARTA - Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin membuka seminar nasional dan deklarasi gerakan nasional pendewasaan usia perkawinan untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia. Acara tersebut digelar Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Kementerian PPPA secara virtual, Kamis (18/3/2021).

Dalam pidatonya, Ma'ruf mengatakan, hal utama yang harus dipersiapkan sebelum perkawinan adalah kematangan kedua calon mempelai, khususnya mental dan pengetahuan serta kesadaran terhadap hak dan kewajiban masing-masing.

Baca Juga: Ketua MUI Ungkap Tontonan Dewasa Picu Melonjaknya Pernikahan Dini

Kemampuan yang dimaksudkan dalam hadis tersebut juga tidak berarti kesiapan fisik semata, yang seringkali dipahami hanya sebatas kesiapan fisik reproduksi termasuk kehamilan dan persalinan. Ia juga berpesan agar makna kemampuan tidak dimaknai secara kualitatif, tetap harus dimaknai secara kuantitatif.

"Artinya, kemampuan di sini harus dimaknai dengan adanya kematangan individu secara fisik dan mental (istitoah)," ucapnya.

Ma'ruf berujar, kurangnya kemampaun memahami makna perkawinan berpotensi menimbulkan dampak negatif seperti ancaman kesehatan reproduksi, keselamatan persalinan, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), stunting pada anak karena tidak terpenuhinya nutrisi, serta menciptakan generasi lemah lantaran tidak cukup pendidikannya.

Baca Juga: Takut Anak Hamil Duluan, Pernikahan Dini Marak di Blitar

Menurut Ma'ruf, gerakan pendewasaan usia perkawinan harus dapat memberikan advokasi kepada masyarakat, bahwa usia perkawinan jangan hanya dilihat dari sisi "boleh" nya saja, tetapi yang paling penting adalah memberikan maslahat, baik untuk dirinya sendiri, keluarga, masyarakat, dan bangsa.

"Untuk itu, membangun kemampuan seperti sabda Raslulah SAW menjadi sangat penting," pungkasnya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini