Share

Kasus Korupsi Asabri, Kejagung Pasang Segel 18 Apartemen Milik Benny Tjokrosaputro

Erfan Maaruf, iNews · Kamis 18 Maret 2021 08:47 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 18 337 2379671 kasus-korupsi-asabri-kejagung-pasang-segel-18-apartemen-milik-benny-tjokrosaputro-RBBK6DKMl7.jpg Kejagung saat melakukan penyegelan apartemen Benny (foto: istimewa)

JAKARTA - Penyidik Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung melakukan pemasangan segel barang bukti 18 unit kamar Apartment South Hill. Sebanyak 18 unit kamar apartement tersebut merupakan asset milik tersangka Benny Tjokrosaputro dari kejahatan dugaan korupsi PT Asabri.

Kapuspenkum Kejagung, Leonard Eben Ezer Simajuntak mengatakan, pemasangan segel penyitaan terhadap 18 unit kamar apartement tersebut dilakukan pada Rabu 17 Maret 2021, kemarin. Penyitaan dilakukan mengembalikan kerugian negara dalam kasus Asabri yang diduga mencapai nilai Rp23 Triliun.

"Pemasangan tanda penyitaan asset-aset milik dan atau yang terkait tersangka BTS berupa 18 unit kamar di Apartemen South Hills," kata Leonard dalam keterangan tertulis, Kamis (18/3/2021).

Baca juga:  Terkait Korupsi Asabri, Kejagung Periksa 11 Saksi

Dia menjelaskan, pemasangan segel dilakukan sebagai upaya untuk menjaga barang bukti agar tidak berpindah tangan sehingga mempersulit pengembalian kerugian negara.

"Sebagai tindak lanjut dari proses penyitaan beberapa waktu lalu guna memastikan status barang bukti agar tidak dialihkan kepada pihak lain," jelasnya.

Baca juga:  Usut Kasus Korupsi Asabri, Kejagung Periksa WN Australia

Dia menambahkan, kegiatan pemasangan tanda penyitaan terhadap 18 unit kamar di Apartemen South Hills didampingi oleh Manager Portofolio PT Coollers Internasional Indonesia, serta Pengelola Apartemen Muharifin Umar Sodiq dan Djulia.

 

Diketahui sebelumnya, Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah menyebut Ketua KSO Duta Regency Karunia Metropolitan Properti, Tan Kian membangun Apartemen South Hills, Kuningan, Jakarta Selatan milik tersangka Benny Tjokrosaputro (BTS).

"Ya, kita perdalam kerja samanya, itu kan tanah Benny Tjokrosaputro, yang bangun Tan Kian," kata Febri di Jakarta, Jumat (26/2/2021).

Febrie mengatakan pendalaman dilakukan fokus pada bentuk kerja sama yang dilakukan dalam pembangunan apartemen tersebut. Yakni, murni bisnis atau tidak.

"Atau dalam rangka cuci uang Benny Tjokro, itu kita perdalam, sebatas mana alat buktinya," ucap Febrie.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini