Kejagung Tangkap DPO Kasus Polnam yang Buron sejak 2012

Erfan Maaruf, iNews · Kamis 18 Maret 2021 08:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 18 337 2379666 kejagung-tangkap-dpo-kasus-polnam-yang-buron-sejak-2012-GZeVwCBic4.jpg Foto: Illustrasi Shutterstock

JAKARTA - Tim Tangkap Buronan (Tabur) Kejagung bersama Kejati Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Sleman menangkap buron tindak pidana korupsi pengadaan alat-alat Laboratorium pengawetan pada Politeknik Negeri Ambon (Polnam) Tahun Anggaran 2009, Direktur CV Pelory Karyatama, Muhammad Latuconsina alias Jon.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Leonard Eben Ezer Simanjuntak mengatakan, penangkapan terhadap Jon dilakukan di Slemen, DIY pada Rabu 17 Maret 2021.

Baca juga:  Tukang Bangunan Dicecar soal Rokok Terkait Kebakaran Gedung Kejagung

Jon merupakan buronan dengan status terpidana pekara korupsi dalam perkara pelaksaan kegiatan pengadaan alat-alat laboratorium pengawetan pada Politeknik Negeri Ambon (Polnam) tahun anggaran 2009.

"Telah melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain pada saat bertindak sebagai kontraktor," kata Leonard dalam keterangan tertulis, Kamis (18/3/2021).

 Baca juga: Buron sejak 2014, Terpidana Korupsi SPMK BLK Maluku Ditangkap Kejagung

Jon merugikan keuangan atau perekonomian negara sebesar Rp616.072.728 sesuai laporan hasil perhitungan kerugian keuangan negara dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) perwakilan Maluku, tanggal 13 Agustus 2010.

"Sebelumnya melarikan diri sejak tahun 2012 usai pihak jaksa eksekutor melakukan pemanggilan secara patut dan layak berdasarkan ketentuan," ungkapnya.

Berdasarkan Putusan Mahkamah Agung (MA) Nomor : 2122 K/PID.SUS/2011, tanggal 12 Februari 2012, terpidana Jon dijatuhi pidana penjara selama 4 tahun dan dihukum membayar denda sebesar Rp300 juta subsidiair 6 bulan kurungan.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini