Mendagri Minta BPSDM di Daerah Tak Hanya Jadi Pelengkap

Dita Angga R, Sindonews · Kamis 18 Maret 2021 04:11 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 18 337 2379599 mendagri-minta-bpsdm-di-daerah-tak-hanya-jadi-pelengkap-OoJt3GaKN2.jpg Mendagri Tito Karnavian (Foto : Kemendagri)

JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta agar Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) diminta untuk dapat membangun kompetensi SDM secara komprehensif. Tito menilai SDM merupakan kunci kemajuan sebuah organisasi. Oleh karena itu, sebagai lembaga pengembangan SDM,

“Berkaitan dengan masalah SDM, garis besarnya adalah kunci dari kesuksesan suatu organisasi, suatu entitas,” katanya dalam pers rilis Puspen Kemendagri, (17/3/2021).

Tito pun meminta agar BPSDM di Kemendagri maupun pemerintah daerah dapat menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik. Bahkan dia menyebut jangan sampai BPSDM hanya menjadi pelengkap organisasi saja.

Oleh karena itu saya mengharapkan BPSDM yang ada di Kemendagri, provinsi, kabupaten/kota, bukan hanya sekedar melaksanakan business as usual, menjadi pelengkap organisasi, tapi juga harus betul-betul bisa memahami peran pentingnya,”

Tito mengatakan bahwa dengan adanya SDM yang unggul dan kompeten maka berbagai target dan rencana pembangunan dapat dilakukan dengan baik. Selain itu juga dapat membuat program tepat sasaran sesuai dengan kebutuhan daerah.

“Jadi BPSDM kita harapkan mampu memberikan kompetensi. Tidak hanya kemampuan umum yang berhubungan dengan aspek pemerintahan, tetapi juga membelahnya kepada kurikulum teknis. Teknis mengenai penguatan perda, bagaimana membuat perkada, bagaimana untuk menyusun realokasi-refocusing anggaran pada saat pandemi, bagaimana untuk menyusun program bantuan sosial tepat sasaran,” paparnya.

Baca Juga: Elektrifikasi Transportasi Wujudkan Jakarta Bebas Polusi Udara

Lebih lanjut dia juga meminta agar BPSDM mampu menjawab berbagai tantangan dan persoalan ke depan. Salah satunya dengan menghadirkan berbagai inovasi dan terobosan untuk kemajuan organisasi.

“Laksanakan tugas ini dengan niat yang mulia dan tulus, kembangkan inovasi, kreativitas, jangan hanya rutinitas, kemudian tangkap betul apa kebutuhan kompetensi yang dibutuhkan saat ini dan di masa mendatang, termasuk dengan adanya kemajuan teknologi informasi yang merupakan gelombang ketiga dari peradaban manusia, yang membuat perubahan menjadi luar biasa cepat, revolutif,” pungkasnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini