Mangkir di Sidang Perdana, Kubu AHY Mengaku Sedang Mempelajari dan Menyiapkan Berkas

MNC Portal, · Rabu 17 Maret 2021 19:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 17 337 2379465 mangkir-di-sidang-perdana-kubu-ahy-mengaku-sedang-mempelajari-dan-menyiapkan-berkas-9HXG3NbbrN.jpg Ketua Umum DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono. (Foto: Ist.)

JAKARTA - Kubu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjawab mangkir sidang perdana gugatan Jhoni Allen Marbun di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat. Tim hukum Partai Demokrat sedang mempelajari kasus tersebut.

"Tim hukum kami sedang mempelajari dan menyiapkan beberapa berkas yang belum lengkap," kata Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat, Herzaky Mahendra saat jumpa pers di Aula Nusantara, Kantor DPP Demokrat, Rabu (17/3/2021).

BACA JUGA: Menkumham Teliti Berkas Demokrat Kubu AHY dan Moeldoko

Sebelumnya dalam sidang perdana tersebut, Jhoni Allen selaku penggugat tidak hadir secara langsung di PN Jakpus. Jhoni Allen diwakili oleh kuasa hukumnya. Sedangkan pihak tergugat di antaranya adalah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Teuku Riefky Harsya, dan Hinca Pandjaitan tidak hadir.

Jhoni Allen Marbun mengajukan gugatan ke PN Jakpus setelah dipecat sebagai kader Partai Demokrat karena dianggap terlibat kudeta kepemimpinan AHY. Gugatan itu diterima oleh PN Jakpus dan diagendakan sidang perdananya pada hari ini, Rabu (17/3/2021).

Berdasarkan Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PN Jakarta Pusat, sidang tersebut teregister dengan nomor perkara 135/Pdt.G/2021/PN Jkt.Pst. Dalam perkara ini, ada tiga pihak yang digugat oleh Jhoni Allen Marbun yakni, Agus Harimurti Yudhoyono, Teuku Riefky Harsya, dan Hinca Panjaitan.

BACA JUGA: Dampak Dikudeta Moeldoko, Elektabilitas AHY Melesat Bayangi Prabowo, Ganjar, dan RK

Adapun, petitum permohonan Jhoni Allen Marbun yang tertuang dalam SIPP PN Jakpus tersebut sebagai berikut:

1. Menerima dan mengabulkan gugatan Penggugat untuk seluruhnya;

2. Menyatakan Tergugat I, Tergugat II, dan Tergugat III melakukan perbuatan melawan hukum;

3. Menyatakan tidak sah dan/atau batal demi hukum seluruh perbuatan atau putusan Tergugat III terkait pemberhentian Penggugat;

4. Menyatakan tidak sah dan/atau batal demi hukum Surat Keputusan Dewan Kehormatan Partai Demokrat Nomor: 01/SK/DKPD/II/2021 Tertanggal 2 Februari 2021 tentang Rekomendasi Penjatuhan Sanksi Pemberhentian Tetap Sebagai Anggota Partai Demokrat kepada Saudara drh Jhonni Allen Marbun, MM.

Menyatakan tidak sah dan/atau batal demi hukum Surat Keputusan Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat Nomor: 09/SK/DPP.PD/II/2021 Tertanggal 26 Februari 2021 tentang Pemberhentian Tetap Sebagai Anggota Partai Demokrat.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini