Kejagung Pindahkan Mobil Mewah Barang Bukti Kasus Korupsi Asabri

Puteranegara Batubara, Okezone · Selasa 16 Maret 2021 08:33 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 16 337 2378437 kejagung-pindahkan-mobil-mewah-barang-bukti-kasus-korupsi-asabri-DPFAakXKfk.jpg Pemindahan barang bukti mobil mewah kasus korupsi Asabri (foto: ist)

JAKARTA - Kejaksaan Agung (Kejagung) memindahkan barang bukti terkait dengan kasus dugaan korupsi, PT Asuransi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (ASABRI) berupa mobil mewah.

Kapuspenkum Kejagung, Leonard Eben Ezer Simajuntak mengungkapkan, mobil tersebut merupakan milik dari salah satu tersangka kasus tersebut yakni Jimmy Sutopo.

"Memindahkan barang bukti yang terkait dalam perkara korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi di PT. ASABRI atas nama tersangka JS," kata Leonard dalam keterangannya, Jakarta, Selasa (16/3/2021).

Baca juga:  Usut Kasus Korupsi Asabri, Kejagung Periksa WN Australia

Adapun mobil yang dipindahkan itu adalah, satu unit Rolls Royce Phantom Coupe, satu unit Mercedes Benz tipe M-AMG, dan Nissan Teana.

"Ketiga barang bukti sebelumnya dititipkan pada pengelola Apartement Raffles Residences dipindahkan, dan dititipkan kembali ke Kantor Pusat PT. ASABRI," ujar Leonard.

Baca juga:  Korupsi ASABRI, Kejagung Sita 17 Kapal Milik Heru Hidayat

Sekadar informasi, sejauh ini Jampidsus Kejagung telah menetapkan sembilan tersangka dalam penyidikan kasus dugaan korupsi dalam pengelolaan keuangan dan dana investasi oleh PT Asabri.

Sembilan tersangka tersebut adalah Dirut PT Asabri periode tahun 2011-Maret 2016 Mayjen TNI (Purn) Adam Rachmat Damiri, Dirut PT Asabri periode Maret 2016-Juli 2020; Letjen TNI (Purn) Sonny Widjaja, Direktur Keuangan PT Asabri periode Oktober 2008-Juni 2014; Bachtiar Effendi, Direktur PT Asabri periode 2013-2014 dan 2015-2019; Hari Setiono, Kepala Divisi Investasi PT Asabri Juli 2012-Januari 2017 Ilham W Siregar, Dirut PT Prima Jaringan Lukman Purnomosidi dan Direktur PT Jakarta Emiten Investor Relation Jimmy Sutopo.

Kemudian, Dirut PT Hanson International Tbk Benny Tjokrosaputro dan Komisaris PT Trada Alam Minera Heru Hidayat. Baik Benny maupun Heru merupakan tersangka dalam kasus korupsi di PT Asuransi Jiwasraya. Kasus ini merugikan keuangan negara sebesar Rp23,73 triliun.

(wal)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini