Mahfud MD Tegaskan Jokowi Tak Setuju Jabatan Presiden Jadi 3 Periode

Riezky Maulana, iNews · Senin 15 Maret 2021 18:27 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 15 337 2378208 mahfud-md-tegaskan-jokowi-tak-setuju-jabatan-presiden-jadi-3-periode-d2PZlFzFpl.jpg Mahfud MD. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD angkat bicara soal wacana masa jabatan Presiden tiga periode. Mahfud menegaskan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tak menginginkan perubahan aturan ini. 

Mahfud mengatakan bahwa era Orde Baru dibubarkan lantaran masa jabatan Presiden yang tak mengenal batas. MPR kemudian melakukan amandemen dari UUD 1945 dengan membatasinya hanya dua periode saja. Menurut Mahfud, jika jabatan tiga periode memang betul-betul ingin direalisasikan, maka hal itu bukanlah wewenang pribadi Presiden.

Baca juga: Kutip Pernyataan Jokowi soal Presiden 3 Periode, Mahfud: Menjerumuskan dan Menjilat

"Salah satu alasan penting, mengapa kita dulu membubarkan Orde Baru dan melakukan Reformasi 1998 adalah karena jabatan Presiden tidak dibatasi jumlah periodenya. MPR kemudian membuat amandemen atas UUD 1945, membatasi dua periode saja. Kalau mau mengubah lagi itu urusan MPR, bukan wewenang Presiden," ucap Mahfud melalui akun twitter pribadinya @mohmahfudmd, Senin (15/3/2021) petang.

Mahfud memastikan Presiden Jokowi tidak setuju aturan itu kembali diubah. Bahkan, pada beberapa tahun lalu Jokowi pernah menyebut jika ada yang hendak mendorongnya kembali menjabat, maka orang itu hanya cari muka dan menjerumuskannya saja. 

Baca juga: Amien Rais: Mahfud MD Sudah Berubah

Mahfud pun meminta agar masyarakat konsisten untuk mengawal jabatan Presiden cukup dua periode saja, tak boleh lebih.

"Presiden Jokowi tak setuju adanya amandemen lagi. Bahkan pada 2/12/2019 mengatakan bahwa kalau ada yang mendorongnya menjadi Presiden lagi maka ada tiga kemungkinan. 1. ingin menjerumuskan. 2. ingin menampar muka. 3. ingin mencari muka," ucap Mahfud.

Sekadar informasi, Amien Rais dalam kanal Youtube-nya baru-baru ini mengungkapkan kecurigaannya terkait rencana untuk membuat Jokowi menjadi presiden selama tiga periode. Pernyataan itu kemudian mengundang polemik di publik.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini