Mengintip Latihan Keras Pasukan Elite TNI AU, Kamp Tahanan hingga Makan Ular

Tim Okezone, Okezone · Senin 15 Maret 2021 14:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 15 337 2377992 mengintip-latihan-keras-pasukan-elite-tni-au-kamp-tahanan-hingga-makan-ular-8xj716Yflh.jpg Tangkapan layar media sosial

JAKARTA - Komando Operasi Angkatan Udara (Koopsau) III TNI AU melaksanakan kegiatan pelatihan survival tempur “Digdaya Yudha”. Kegiatan pelatihan itu ditujukan sebagai pelatihan tambahan bagi anggota Koopsau III ketika menghadapi situasi darurat saat melaksanakan tugasnya di lapangan. Latihan ini juga membantu mereka untuk bisa tenang dan cerdik ketika dihadapkan dengan situasi yang tak terduga.

(Baca juga: Hikayat Korps Marinir, Ahli Pertempuran Hutan Gunung yang Pernah Jadi Bagian TNI AD)

“Latihan survival Digdaya Yudha higrest atau dicthing procedur tahun anggaran 2021, dimaksudkan untuk meningkatkan dan menguji kemampuan dalam merencanakan, melaksanakan serta mengendalikan mekanisme kegiatan latihan survival tempur secara tepat guna dan berhasil guna.

Dalam rangka menghadapi kemungkinan kondisi darurat yang diperkirakaan mungkin terjadi, serta meningkatan kemampuan fisik dan mental awak pesawat di jajaran Koopsau III, jika mengalami keadaan darurat di daerah musuh,” tutur Serda Violita dilansir channel Puspen TNI, Senin (15/3/2021).

ist

Dalam video tersebut, pasukan elite TNI AU itu juga dibawa ke kamp tahanan hingga bertahan hidup di alam bebas dengan makan yang disediakan oleh alam seperti ular dan lain sebagainya.

(Baca juga: Gaduh Presiden 3 Periode, Bamsoet: Jangan Sampai Isu Itu Digoreng Jadi Pertikaian!)

Sebelum dimulainya pelatihan, terlebih dahulu para peserta dikumpulkan untuk diberi pembekalan, melaksanakan doa bersama serta pemeriksaan kesehatan. Hal ini dilakukan untuk memastikan kesiapan seluruh peserta serta menghindari adanya klaster baru Covid-19 pada saat pelatihan.

Seperti kegiatan militer lainnya, pelatihan ini dimulai dengan upacara pembukaan yang diikuti seluruh perserta. Dilanjutkan dengan demo fly pass pesawat CN-235 dari skuadron udara 27 lanud Manuhua Biak dan helikopter EC-725 krakal dari skuadron udara 8 lanud Atang Sanjaya Bogor.

“Pangkoopsau III Marsekal pertama TNI Purwoko Aji Prabowo didampingi Kaskoopsau III Marsekal pertama TNI Hesli Paat serta para pejabat menyaksikan langsung kegiatan pelatihan ini dari kawasan Dermaga BMJ Kabupaten Biak,” jelas Serda Violita.

Sementara itu Letkol (Pnb) M. Pandu Adi Subrata yang berperan sebagai komandan latihan, menjelaskan rincian kegiatan yang akan dilakukan para peserta.

“Adapun scanner pada hari ini kita akan melaksanakan operasi penyelamatan, setelah kita melaksanakan highres ataupun setelah melakukan pendaratan di laut, setelah itu kita menghindari dari serangan musuh,” tutur Pandu disela-sela proses pelaksanaan.

Disaksikan langsung oleh para pejabat tinggi di Koopsau III, para perserta memulai kegiatanya dengan melakukan praktik penyelamatan diri di laut. Melakukan praktik survival air higrest atau dicthing procedurdan dilanjutkan survival darat di kawasan markas batalion komando 468 Sarotama Biak.

Pada latihan ini peserta akan melaksanakan 4 tahapan latihan, yang dikenal dengan istilah SERE. Tahapan pertama adalah tahap survival, kemudian tahap efisien, dilanjutkan dengan tahap resistence dan juga escape.

“Tahap survival atau tahap survive, tahap efisien atau tahap untuk menghindari pengamatan atau penangkapan musuh, serta daya tahun tubuh dan kondisi darurat atau resistence dan tahap meloloskan diri dari daerah musuh atau disebut escape,” jelas briptu Fiolita.

Kegiatan ini ditujukan agar para peserta dapat mengaplikasikan teknik, prosedur dan mekanisme pelaksanaan SERE. Melaksanakan pencarian dan pertolongan pada saat di medan tempur.

Hingga upacara penutupan, tak ada kejadian buruk yang mengganggu proses pelaksaan latihan survival ini. Semuanya berlangsung aman dan sesuai skenario latihan. Menjadi harapan bersama, agar pelatihan survival Digdaya Yudha tahun 2021 dapat memberikan pelajaran berharga bagi para pesertanya. 

(Timothy Putra Noya)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini