Sindir Amien Rais, Tjahjo Kumolo: Jokowi Tidak Terjebak Dalam Manuver Politik Murahan!

Dita Angga R, Sindonews · Senin 15 Maret 2021 11:50 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 15 337 2377903 sindir-amien-rais-tjahjo-kumolo-jokowi-tidak-terjebak-dalam-manuver-politik-murahan-xqEA4mbsDF.jpg Foto: Okezone

JAKARTA— Mantan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais mengungkapkan adanya dugaan keinginan dari pemerintahan saat ini agar Presiden Joko Widodo (Jokowi), dapat dipilih sebanyak tiga kali.

(Baca juga: Lima Temuan Mengejutkan KNKT soal Kecelakaan Bus di Sumedang)

Politikus PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo angkat bicara terkait pernyataan Amien Rais tersebut. Tjahjo yakin bahwa Presiden Jokowi tak akan terjebak pada manuver politik tersebut.

“Gerakan atau pola menjebak sebaiknya ditinggalkan dalam manuver politik. Bapak Jokowi saya yakin beliau tidak akan terjebak dengan manuver-manuver murahan tersebut,” katanya, Senin (15/3/2021).

(Baca juga: Waspada! Jakarta Barat Paling Rawan Pencurian Motor)

Dia mengatakan bahwa saat ini Presiden Jokowi sedang fokus dalam penanganan Covid-19. Termasuk juga dalam hal pemulihan ekonomi. Selain itu dia meyakini bahwa pemerintah taat pada konstitusi. “Taat konstitusional,” ungkap Tjahjo.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPANRB) tersebut mengatakan bahwa saat ini merupakan momen konsolidasi untuk menyongsong pilkada dan pemilu serentak mendatang. Menurutnya sudah tidak pada bukan waktunya tembakan-tembakan politik tanpa arah.

“Sudah tidak pada tempatnya tembakan-tembakan politik tanpa arah yang justru mengacaukan stabilitas politik,” ujarnya.

Tjahjo menilai sudah seharusnya para tokoh politik melakukan konsolidasi di internal partainya masing-masing. Apalagi tahun depan tahapan-tahapan pemilu umum kemungkinan sudah dimulai.

“Janganlah jumpalitan politik sendiri yang menuduh kemana mana. Dan bisa diartikan pihak-pihak yang sebenarnya ingin tapi menukikkan kepada orang lain, apalagi Pak Jokowi. Masyarakat Indonesia semakin paham politik dan demokrasi,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini