Bertemu di Hambalang, Airlangga dan Prabowo Bahas Covid-19 hingga Hal Strategis Pemerintahan

Agregasi Sindonews.com, · Minggu 14 Maret 2021 22:50 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 14 337 2377688 bertemu-di-hambalang-airlangga-dan-prabowo-bahas-covid-19-hingga-hal-strategis-pemerintahan-WWSe9DHVdy.jpg Ketum Golkar Airlangga Hartarto bertemu Ketum Gerindra Prabowo Subianto (Foto: ist/sindonews)

JAKARTA - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto melakukan pertemuan dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Desa Bojongkoneng, Babakan Madang, Bogor Sabtu 13 Maret 2021. Keduanya membicarakan berbagai hal strategis pemerintahan, geo politik, serta isu internasional lainnya yang dapat mempengaruhi perekonomian dan pertahanan.

"Keduanya sepakat bahwa kita harus tetap mempertahankan politik luar negeri Bebas dan Aktif, politik yang mengedepankan kepentingan nasional, dan menjaga keamanan dan stabilitas kawasan," kata Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani yang ikut dalam pertemuan di Hambalang tersebut.

Indonesia selama ini disebut bisa menjadi kekuatan ekonomi dunia dan berpotensi menjadi kekuatan ekonomi ke enam. Momentum ini yang harus dimanfaatkan mesikipun pada masa Covid-19 ini tantangannya tidak ringan. ”Upaya penanganan Covid-19 yang di lakukan oleh pemerintah sudah benar. Pemberian vaksin secara geratis dapat meningkatkan imunitas massal yang pada akhirnya dapat memberi harapan pada perekonomian. seperti pertumbuhan dan daya beli yang sering di keluhkan saat ini,” katanya.

Baca Juga:  Amanah Airlangga dalam Rapimnas Jalan Terus, Golkar Institute: Siap Dilanjutkan!

Keduanya sepakat salah satu yang bisa meningkatkan kekuatan perekonomian adalah dengan menyukseskan program food estate yang telah di canangkan oleh Presiden Joko Widodo. Di masa pandemi ini hal tersebut bisa menjadi andalan perekonomian di masa pandemi.

"Jika food estate berhasil maka Indonesia bisa menjadi kekuatan raksasa di bidang perekonomian termasuk dalam penanganan Covid-19. Pemerintah Indonesia dan seluruh rakyat Indonesia sudah mencapai satu titik yang baik dalam penanganan vaksinasi Covid-19 yang berjalan baik dan lancar serta hasilnya dapat pelan-pelan dirasakan. Itu artinya pertumbuhan dan pergerakan ekonomi diharapkan dapat lebih baik pasca vaksinasi Covid-19," lanjut Ahmad Muzani.

Keduanya juga menyepakati untuk terus menjalin komunikasi dan silaturahmi sebagai cara untuk saling memberi dukungan dan mengatasi perbedaan, cara ini yang di yakini bisa mengatasi banyak porblem bangsa. Pertemuan tersebut diakhiri dengan menyaksikan atraksi kuda oleh kedua pemimpin dari kedua Partai Gerindra dan Golkar.

"Pertemuan berlangsung secara akrab, penuh canda tawa, guyon, namun tetap membahas beberapa hal penting, seperti karena Prabowo Subianto adalah ketua Umum Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (IPSI) dan Airlangga Hartarto Ketua Umum Wushu keduanya menyepakati perlunya Indonesia menjadi tuan rumah Olimpiade 2032," katanya.

Baca Juga:  Partai Golkar Jagokan Airlangga Hartarto Jadi Capres, Pengamat: Sudah Tepat!

Namun demikian, kata Prabowo dan Airlangga Indonesia perlu mempersiapkan diri terutama di kedua cabang olahraga (Cabor) tersebut, agar cabor tersebut dapat diandalkan. Selain itu, diperlukan upaya untuk menduniakan pencak silat agar bisa menjadi cabor yang dapat di terima di seluruh dunia. Dalam kesempatan itu Zainuddin Amali yang juga Menteri Pemuda dan Olahraga mendorong agar kita saling bahu-membahu untuk menyukseskan bidding Indonesia menjadi tuan rumah Olimpiade 2032.

Airlangga didampingi Zainudin Amali, Agus Gumiwang, serta Sekjen Partai Golkar Ledwig Paulus. Sementara Prabowo Subianto didampingi Wakil Ketua Dewan Pembina Hashim Djojohadikusumo Sekjen Gerindra Ahmad Muzani, Ketua Harian Dasco Sufi Ahmad, Wakil Ketua Umum Sugiono, Ketua DPP Prasetyo Hadi, dan Ketua DPP Budi Djiwandono.

Kedatangan Airlangga disambut dengan marching band yang menyanyikan mars Golkar dan Gerindra. Sebelumnya Airlangga menghadiahkan sebuah topi berwarna hitam kepada Prabowo Subianto. Baik Airlangga Hartarto dan Prabowo Subianto sama-sama pembantu Presiden Joko Widodo masing-masing sebagai Menteri koordinator Perekonomian dan Menteri Pertahanan.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini