Teguran Virtual Police Juga Akan Sasar Akun Whatsapp

Puteranegara Batubara, Okezone · Sabtu 13 Maret 2021 02:57 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 13 337 2376979 teguran-virtual-police-juga-akan-sasar-akun-whatsapp-Uk97hbqU9h.jpg Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)

JAKARTA - Polri menyatakan bahwa telah memberikan teguran Virtual Police (VP) ke akun WhatsApp yang diduga melakukan tindak pidana ujaran kebencian.

Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabag Penum) Divisi Humas Polri, Kombes Ahmad Ramadhan menyebut, bahwa hal tersebut menunjukkan bahwa setiap platform media sosial turut dipantau oleh Bareskrim Polri.

"Jangan berpikir, ah kalau kami memfitnah orang, menyebarkan kebencian, kalau pakai platform tertentu aman nih," kata Ahmad di Gedung Humas Polri, Jakarta Selatan, Jumat (12/3/2021).

Namun demikian, Ahmad tak merincikan lebih lanjut mengenai jenis potensi pelanggaran yang dilakukan oleh satu akun Whatsapp tersebut.

Menurutnya, konten yang mendapat teguran dari kepolisian tak hanya terjaring dari patroli siber yang dilakukan. Hanya saja, masyarakat luas dapat melaporkan konten yang diduga bermuatan pidana tersebut.

Nantinya, kepolisian bakal menelusuri kebenaran terhadap laporan tersebut sehingga akan dilanjutkan pada teguran.

"Ini misalnya ya, ada di grup itu (Whatsapp), kemudian ada yang melapor ke polisi, dia screenshoot dong. Terus akunnya dilacak," ujar Ahmad.

Ahmad pun menegaskan bahwa dalam melakukan operasi patroli siber itu, kepolisian tak melakukan penyadapan terhadap akun-akun pemiliknya. Ia menuturkan, virtual police tersebut dimunculkan dengan semangat keterbukaan informasi kepada publik.

Sehingga, katanya, dalam melakukan tugasnya tidak secara diam-diam. Tujuannya, kata dia, untuk memberikan edukasi kepada masyarakat sehingga tak terjerumus dalam kasus pidana.

"Bukan disadap, ini kan kami memantau. Jadi gak ada kata sadap," ujar Ahmad.

(kha)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini