Jokowi: Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Harus Sesuai Kaidah Saintifik

Dita Angga R, Sindonews · Jum'at 12 Maret 2021 14:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 12 337 2376651 jokowi-pengembangan-vaksin-dalam-negeri-harus-sesuai-kaidah-saintifik-ozLdlm9ga5.jpg Presiden Jokowi. (Foto: Biro Pers Setpres)

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara khusus menyinggung vaksin yang tengah dikembangkan di dalam negeri. Saat ini terdapat vaksin Merah Putih dan Nusantara yang tengah dikembangkan.

Seperti diketahui, vaksin Merah Putih dikembangkan oleh Lembaga Eijkman, BPPT dan beberapa lembaga lainnya. Sementara Vaksin Nusantara diprakarsai mantan Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto dengan menggunakan metode teknologi sel dendritik.

Baca juga: Jokowi: Covid-19 Mengajarkan Kita Mendobrak Cara-Cara Lama

“Saat ini vaksin yang tengah dikembangkan di Tanah Air adalah Vaksin Merah Putih dan Vaksin Nusantara yang terus harus kita dukung,” katanya dalam konferensi persnya, Jumat (12/3/2021)

Namun begitu, Jokowi menegaskan bahwa dalam menghasilkan vaksin aman dan berkhasiat, haruslah melalui prosedur keilmuan dan uji klinis yang telah ditetapkan.

“Tapi untuk menghasilkan produk obat dan vaksin yang aman, berkhasiat dan bermutu mereka juga harus mengikuti kaidah-kaidah scientific, kaidah-kaidah keilmuan. Uji klinis harus dilakukan sesuai prosedur yang berlaku terbuka, transparan serta melibatkan banyak ahli,” paparnya.

Baca juga: Jokowi Tinjau Vaksinasi Covid-19 untuk Ulama dan Tokoh Lintas Agama di Semarang

Jokowi mengatakan, hal-hal tersebut harus dilalui untuk membuktikan bahwa proses pembuatan vaksin mengedepankan unsur kehati-hatian. Selain itu juga dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

“Sehingga vaksin yang dihasilkan aman dan efektif penggunaannya. Jika semua tahapan sudah dilalui, kita percepat produksi untuk memenuhi kebutuhan di dalam negeri,” ucapnya.

Jokowi menegaskan bahwa inovasi merupakan kunci bagi kemajuan sebuah negara, termasuk Indonesia. Dia memastikan akan selalu mendukung inovasi yang lahir di Tanah Air.

“Apalagi dalam situasi pandemi saat ini, tentu kita semuanya mendukung adanya penelitian dan pengembangan baik itu obat maupun vaksin, agar terwujud kemandirian di bidang Farmasi. Sekaligus untuk percepatan akses ketersediaan vaksin di masa pandemi covid-19 ini,” pungkasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini