Menristek Sebut Vaksin Nusantara Sudah Lebih Maju Ketimbang Vaksin Merah Putih

Riezky Maulana, iNews · Kamis 11 Maret 2021 03:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 10 337 2375883 menristek-sebut-vaksin-nusantara-sudah-lebih-maju-ketimbang-vaksin-merah-putih-RsSbuk5OJV.jpg Pedagang di Pasar Tanah Abang menjalani vaksinasi. (Foto : Okezone/Fahreza Rizky)

JAKARTA - Menteri Riset dan Teknologi (Menristek) Bambang Brodjonegoro mengakui progres Vaksin Nusantara lebih maju ketimbang Vaksin Merah Putih. Hal itu dikarenakan Vaksin Nusantara sudah masuk tahap uji klinis, sedangkan Vaksin Merah Putih masih dalam tahap riset.

"Sudah lebih maju (dari Vaksin Nusantara),” kata Bambang dalam keterangan tertulis, Rabu (10/3/2021).

Bambang menegaskan, pemerintah sama sekali tidak keberatan akan keberadaan Vaksin Nusantara. Namun, sambungnya, karena tahapannya sudah berbeda dengan Vaksin Merah Putih, kebutuhan anggaran Vaksin Nusantara berada di Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

"Kalau dari segi ilmiahnya juga bergantung dari BPOM, untuk bisa menyandingkan Vaksin Nusantara dan Vaksin Merah Putih,” ujar Bambang.

Lebih lanjut dia menjelaskan, Kemenristek dan Kemenkes sebelumnya sudah sepakat untuk pembagian tugas. Menurutnya, penyediaan anggaran sampai dengan bibit vaksin, serta infrastrukturnya ada di Kemenristek, sedangkan untuk anggaran uji klinis berada di Kemenkes.

“Kami siap mengakomodir, tapi memang tahapan Vaksin Nusantara sudah masuk uji klinis. Sedang kami lebih banyak di hulunya, di labnya,” tuturnya

Sekadar informasi, Vaksin Nusantara digagas eks Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto. Sementara Vaksin Merah Putih digagas oleh Kemenristek.

(erh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini