Kisah Pelukis Gaib Sholeh Pati Diikuti Kuntilanak Menimang Bayi

Doddy Handoko , Okezone · Rabu 10 Maret 2021 06:42 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 10 337 2375274 kisah-pelukis-gaib-sholeh-pati-diikuti-kuntilanak-menimang-bayi-g99dTqDeKt.jpg Ilustrasi (Foto : Starcentralmagazine)

SUATU malam ketika syuting Sang Pemburu di terowongan jalan depan Pasar Tanah Abang, Jakarta. Sholehpati yang dikenal sebagai pelukis gaib di tayangan Sang Pemburu sedang bersiap-siap akan melukis. Dia memejamkan mata, memusatkan. Tiba-tiba sebuah bayangan terlintas di hadapannya.

Sosok misterius itu ternyata penampakan makhluk halus perempuan. Dengan suara yang menyayat hati dan mendirikan bulu roma, sosok itu menangis terisak-isak. Dia memohon supaya dilukis Sholehpati karena dirinya tewas tersungkur di dalam terowongan itu.

”Mas Sholeh, tolong saya..!Lukislah saya..!”, katanya.

Penampakan tadi bercerita bahwa orang tuanya tidak mengetahui bahwa dirinya telah meninggal dunia. Maka dirinya minta dilukis supaya bisa ditayangkan di tv sehingga orang tuanya mengetahui nasibnya.

“Iya, saya usahakan!,”jawab Sholeh.

Lantas Sholeh pulang ke kantornya, mengingat pesan arwah penasaran tadi , dia segera mencorat-coret kertas. Tangannya seperti ada yang membimbing untuk menggoreskan pena. Setelah selesai, jadilah lukisan wajah yang hancur-hancuran. Wajah perempuan itu berantakan, matanya melotot, bibirnya berdarah, tulang pipinya remuk. Kemungkinan dia korban kecelakaan lalu lintas di terowongan maut itu. Sholeh lalu bergegas pulang, ketika hendak membuka pintu mobil, dia terperanjat penampakan itu lagi nongkrong di mobilnya.

Arwah itu tersenyum padanya,”Terimakasih saya sudah dilukis!,”cetusnya. Lantas penampakan itu menghilang.

Hati Sholeh mulai tenang setelah arwah itu lenyap. Dia lalu siap di belakang setir. Belum lagi tangannya memutar kunci mobil, tiba-tiba sayup-sayup terdengar suara perempuan.

Dia menengok ke belakang, Sholeh terperanjat, jantungnya hampir copot. Muncul penampakan seorang perempuan lagi bersenandung. Penampakan itu seperti Kuntilanak.

“Naaa..nana..naa..na..tidurlah anakku!,” ternyata arwah penasaran itu sedang menidurkan bayinya. menimang bayi.

Baca Juga : Kisah Tragis Asmara Ki Ageng Mangir dan Puteri Panembahan Senapati Berakhir di Batu Gilang

“Jangan ikut ya saya mau pulang, kamu balik ke rumahmu saja!”, pinta Sholeh.

“Gimana saya mau pulang, rumah saya di Tanah Abang sudah diacak-acak,”jawabnya.

“Ya sudah saya antar!”, kata Sholeh. Dia lantas membaca surat Al Fatehah dan ayat Qursi. Akhirnya penampakan itu musnah ditelan malam.

Sambil menghembuskan napas lega, Sholeh buru-buru balik ke rumahnya. Awalnya perjalanan terasa nyaman, tapi tiba-tiba dirinya merasa ada yang tidak beres. Setiap dia memandang di sepanjang jalan, pohon-pohon berubah menjadi hantu. Dia mengucak-ucak mata, pemandangan tetap tidak berubah, pohon menjadi menyeramkan.

Dia sudah mulai putus asa, dalam kebingungan dan keputusasaan tak terasa air matanya mengalir. Dia bersedih hati mengalami kejadian yang mengerikan seperti itu. Dia membaca doa apa saja yang dihapalnya diluar kepala.

Baca Juga : Ngeri Ritual Bhairawa dari Makan Daging Mayat, Minum Darah, sampai Jadi Leak

Akhirya Sholeh sampai di rumahnya jalan Cendana, Kotabumi, Tangerang. Saat dia masih di depan rumah, hatinya merasa ada yang mengikuti. Maka untuk pengamanan, rumahnya diberi pagar gaib. Ketika terdengar adzan subuh, semua hantu seram yang mengikutinya lenyap tak berbekas.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini