Di Hadapan TP3 Laskar FPI, Mahfud MD: Pemerintah Tidak Ikut Campur

Dita Angga R, Sindonews · Selasa 09 Maret 2021 12:52 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 09 337 2374831 di-hadapan-tp3-laskar-fpi-mahfud-md-pemerintah-tidak-ikut-campur-WA952gc7p9.jpg Menko Polhukam Mahfud MD (Foto : Okezone.com)

JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD mengatakan bahwa pemerintah sama sekali tidak ikut campur dalam penyelidikan terhadap tewasnya enam laskar FPI di Tol Cikampek. Hal itu ditegaskan Mahfud saat Tim Pengawal Peristiwa Pembunuhan (TP3) laskar FPI bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Seperti diketahui Komnas HAM menyimpulkan bahwa tewasnya enam orang anggota laskar FPI merupakan pelanggaran HAM biasa.

“Presiden, pemerintah sama sekali tidak ikut campur. Tidak pernah meminta agar Komnas HAM menyimpulkan ini, menyimpulkan itu. Tidak,” katanya di Kantor Presiden, Selasa (9/3/2021).

Dia mengatakan bahwa pasca tewasnya enam laskar tersebut, masyarakat langsung meminta agar segera dibentuk tim gabungan pencari fakta (TGPF). Dimana ada kalangan yang meminta TGPF dibentuk oleh pemerintah. Tapi ada juga yang tidak percaya dengan pemerintah.

Baca Juga : Mahfud MD: Kami Minta Bukti Penembakan Laskar FPI Dilakukan Terstruktur, Nggak Ada Tuh

“Maka waktu itu presiden mengumumkan, sesuai dengan kewenangan yang diberikan oleh undang-undang silakan Komnas HAM bekerja sebebas-bebasnya. Panggil siapa saja, yang merasa punya pendapat dan punya bukti, yang merasa punya keyakinan. Panggil. Nanti sampaikan ke presiden, apa rekomendasinya,” ujarnya.

“Kita hanya menyatakan kalau pemerintah yang membentuk lagi-lagi dituding dikooptasi. Timnya orangnya pemerintah, timnya di diatur oleh orang Istana, timnya orang dekatnya si A, si B,” lanjutnya.

Menurutnya sejak awal pemerintah sudah menyerahkan penuh penyelidikan kepada Komnas HAM. “Nah oleh sebab itu kita serahkan Komnas HAM, Komnas HAM silakan menyelidiki, mau membentuk tgpf juga atas nama di bawah bendera Komnas HAM, silakan. Mana rekomendasinya, kita lakukan. Nah itu yang kami jawab tadi,” pungkasnya.

(aky)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini