Didesak Mundur dari KSP, Moeldoko Diminta Jangan Hiraukan "Penumpang Gelap"

Arief Setyadi , Okezone · Selasa 09 Maret 2021 08:11 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 09 337 2374658 didesak-mundur-dari-ksp-moeldoko-diminta-jangan-hiraukan-penumpang-gelap-Go1PWtZCSh.jpg Moeldoko (Foto: Antara)

JAKARTA - Desakan agar Moeldoko mundur sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP) bermunculan. Hal itu seiring dengan terpilihnya Moeldoko sebagai Ketua Umum Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang, Sumatera Utara.

Namun, Sekjen Perhimpunan Pergerakan Jejaring Nasional Aktivis (PPJNA) 98 Abdul Salam Nur Ahmad justru sebaliknya. Ia menyarankan Moeldoko tak perlu mundur dari KSP dan jangan menghiraukan "penumpang gelap" yang memanfaatkan situasi.

"Kami sebagai Barisan Pendukung Jokowi sejati, Bapak Jenderal Moeldoko tidak ada istilah mundur lanjutkan dan terus bertahan sebagai KSP. Jangan hiraukan para penumpang gelap yang memanfaatkan situasi menuntut mundur, lawan terus," tuturnya melalui keterangan tertulis, Selasa (9/3/2021).

Baca Juga: AHY Temui Mahfud MD, Demokrat: Tone-nya Sangat Positif

Pihaknya memastikan akan mengawal Moeldoko. Menurutnya, Moeldoko menjadi Ketua Umum Partai Demokrat bukan ambisinya, melainkan diminta para pendiri, anggota yang ingin menyelamatkan partai berlambang bintang mercy itu.

Seharusnya kesediaan Moeldoko menjadi Ketua Umum Demokrat diacungi jempol. Ini juga menjadi pembelajaran demokrasi Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan seluruh rakyat Indonesia.

"Kami sebagai barisan pendukung Jokowi sejati bersama masyarakat petani, buruh, PKL akan terus membela dan mengawal Moeldoko siapa pun yang menuntut mundur akan berhadapan sama kami, yang menuntut mundur adalah penumpang gelap yang haus jabatan tujuan transaksional untuk kepentingan pragmatis semata bukan untuk kepentingan bangsa dan negar," tuturnya.

Baca Juga: Viral Foto Nazaruddin-Jhoni Allen di Restoran, Sosok Orang Ketiga Disorot

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini